Kecepatan Internet Korea Selatan yang Belum Terkalahkan

Kecepatan Internet Korea Selatan yang Belum Terkalahkan
Anak-anak mencoba laptop Samsung di sebuah showroom cahaya Samsung D'di Seoul 27 Maret 2012. Korea Selatan menjadi negara yang mempunyai kecepatan akses internet tercepat. Foto/Reuters/Bobby Yip
21 Maret, 2017 dibaca normal 2 menit
Meskipun sempat melambat, kecepatan internet di Korea Selatan belum bisa terkalahkan oleh negara manapun di dunia.
tirto.id - Sebuah dokumen berukuran 1 gigabita, jika diunduh di Indonesia, membutuhkan waktu rata-rata 20 menit. File yang sama, jika diunduh di Amerika Serikat, hanya butuh waktu sekitar 8 menit. Di Jepang, lebih cepat lagi, dalam waktu 7 menit file itu selesai diunduh.

Di Hongkong, file itu bisa diunduh hanya 6,5 menit. Tetapi di Korea Selatan, dalam waktu 5,5 menit, file 1 gigabita itu, selesai terunduh.

Perbedaan kecepatan mengunduh itu terjadi karena setiap negara memiliki kecepatan internet yang berbeda. Kecepatan internet rata-rata di Indonesia cuma 6,4 Mbps, sedangkan di Korea Selatan, kecepatannya empat kali lipat. Semakin kencang internet, tentu semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh. Untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan mengunduh dengan kecepatan internet tertentu, Anda bisa menggunakan laman ini.

Menurut Akamai Technology, Korea Selatan memang menjadi negara dengan kecepatan internet tercepat di dunia. Jika dokumen satu gigabita saja bisa terunduh dalam lima menit, berkas foto yang biasanya berukuran 8 megabita, bisa diunduh cuma dalam 2 detik. Jika ada orang yang stres karena koneksi internet lambat, masyarakat Korea Selatan mungkin tidak pernah merasakannya.

Januari lalu, Dinda Purnama Sari—warga Tangerang—berkunjung ke Korea selama sepekan. Ia benar-benar merasakan internet berkecepatan tinggi di sana. “Paling kerasa itu kalau streaming video berkualitas HD atau video call, itu lancar banget, enggak ada delay sama sekali,” katanya.

Sepekan di Korea Selatan, Dinda sama sekali tak membeli paket data. Jaringan internet gratis ada di mana-mana, apalagi di Kota Seoul. “Orang-orang butuh paket data itu kalau ingin ke daerah-daerah agak terpencil aja, atau saat dalam perjalanan dari satu daerah ke daerah lain,” jelas Dinda.

Azhar Irfansyah, mahasiswa magister asal Indonesia di Universitas Sungkonghoe juga berkata demikian. Selama 1,5 tahun tinggal di Seoul, tak pernah sekalipun ia membeli paket data. “Di mana-mana ada wifi yang bisa dipakai publik, jadi [saya] beli nomor cuma buat telepon dan sms doang,” ujarnya.

Penetrasi pengguna internet di negara itu juga paling tinggi. Menurut Internet World Stats, 92,1 persen dari penduduknya sudah terhubung ke internet. Angka 26,1 Mbps adalah angka rata-rata di seluruh negara itu. Kenyataannya, banyak kawasan yang kecepatannya jauh lebih kencang.

Kecepatan internet di kawasan perumahan urban di Korsel biasanya bisa mencapai 100Mbps. Bahkan ada provider yang menjual paket internet berkecepatan 1.000 Mbps seharga $20 atau sekitar Rp280 ribu per bulan.

Kecepatan Internet Korea Selatan yang Belum Terkalahkan

Tahun 1995, dari setiap seratus penduduk Korea Selatan, hanya ada satu orang yang menggunakan internet. Tahun itu, Pemerintah Korea menginisiasi Korean Information Infrastructure Project—proyek pembangunan infrastruktur teknologi dan informasi selama 10 tahun.

Pada tahun 2000, Korea Selatan telah membuat 20 juta penduduknya terhubung. Total penduduk Korea saat itu tercatat sekitar 45 juta orang. Sampai saat ini, penetrasinya hampir 100 persen. Memang tidak mungkin 100 persen, karena bayi tentu belum bisa menggunakan internet.

Menurut Yayasan Teknologi Informasi dan Inovasi, infrastruktur internet di Korea Selatan adalah yang paling maju di dunia, terutama Seoul, ibukota negara. Kota itu telah dijuluki sebagai "ibukota bandwidth dunia". Pada tahun 2005, Korea Selatan adalah negara pertama yang menyelesaikan konversi dari dial-up ke broadband. Di tahun itu juga, 96,8% dari ponsel di Korea Selatan sudah memiliki akses internet.

Pada kuartal pertama tahun lalu, kecepatan internet rata-rata di Korea Selatan sempat menyentuh angka 29 Mbps. Ia lebih kencang 3 Mbps dari data terakhir. Meskipun turun, belum ada satu negarapun yang mampu mengalahkan kecepatan Korea.

Di saat Korea turun, kecepatan internet di Norwegia naik lebih dari 2 Mbps. Meski begitu, sampai akhir tahun, ia masih kalah dengan Korea Selatan. Amerika Serikat saja berada jauh di bawah Korea. Ia bahkan tak masuk sepuluh besar daftar negara dengan internet tercepat tahun 2016 dan berada di posisi ke 14.

Negara yang masuk dalam 10 besar memang bukan negara-negara besar. Luas wilayahnya tak sampai setengahnya Amerika. Butuh waktu dan investasi yang lebih besar untuk membangun infrastruktur di negara dengan wilayah yang luas, dan juga terpisah-pisah pulau, seperti Indonesia.

Baca juga artikel terkait INTERNET atau tulisan menarik lainnya Wan Ulfa Nur Zuhra
(tirto.id - wan/nqm)

Keyword