Menuju konten utama

KB Bank Ajak Mahasiswa Kontrol Konsumsi dan Konsisten Menabung

Melalui Kelas Tirto, KB Bank mendorong mahasiswa untuk lebih mengendalikan konsumsi dan mulai konsisten menabung demi kesehatan finansial.

KB Bank Ajak Mahasiswa Kontrol Konsumsi dan Konsisten Menabung
Talk show tentang literasi finansial saat Kelas Tirto bersama KB Bank di Universitas Esa Unggul pada Senin (16/6/2025). tirto.id/Jason.

tirto.id - Kelas Tirto x KB Bank bertajuk "Cerdas di Era Digital" di Universitas Esa Unggul, Jakarta, pada Senin (16/6/2025), menghadirkan talk show edukasi finansial bagi mahasiswa.

Melalui gelar wicara yang dihadiri oleh sekitar 400 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul tersebut, narasumber dari PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) memaparkan pentingnya pengelolaan keuangan bagi generasi muda.

Dalam pemaparannya, Branch Head KB Bank Cabang S. Parman, Videy H’ning Kirana, menyoroti pola hidup konsumtif generasi muda, terutama mahasiswa. Menurut dia, pemasukan mahasiswa yang mayoritas bersumber dari uang jajan pemberian orang tua seharusnya diatur agar ada dana tersisa untuk tabungan.

"Kalau bisa, habis dapat [uang] jajan itu di-list nih pengeluarannya biar enggak lebih besar besar pasak daripada tiang," kata Viddy.

Dia juga menyarankan agar mahasiswa lebih ketat dalam mengendalikan pengeluaran dan tidak mudah memutuskan untuk berbelanja. Membedakan antara kebutuhan dan keinginan merupakan dasar utama pengelolaan keuangan.

"Apalagi [kebiasaan] kalau mau tidur, scroll handphone sebelum tidur, masuk [keranjang belanja], check out," ujar dia mencontohkan kebiasaan belanja yang perlu dihindari.

Viddy menyarankan mahasiswa mempunyai target tertentu untuk tabungannya agar dapat menyisihkan uang jajan secara berkala dan konsisten. Meskipun demikian, Viddy menyadari bahwa uang jajan yang tidak besar sering menjadi kendala.

Sebab itu, lanjut Viddy, KB Bank menghadirkan Tabungan SiAga yang cocok untuk berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dengan minimal saldo awal hanya Rp200 ribu.

"Tabungan SiAga itu tabungan yang [setoran awalnya] minimal Rp200 ribu saja. Jadi, adik-adik di sini atau teman-teman yang ada di sini udah bisa nabung," tambah dia.

Selain persyaratannya mudah, Tabungan SiAga KB Bank menawarkan berbagai kemudahan untuk nasabah seperti bebas biaya admin, gratis tarik tunai dan fund transfer di ATM bank lain, layanan pembayaran dan pembelian di seluruh ATM KB Bank.

Nasabah Tabungan SiAga juga bisa melakukan tarik tunai di seluruh jaringan ATM KB Bank, ATM berlogo Prima maupun GPN dan Mastercard, serta ATM Bersama.

Setiap nasabah Tabungan SiAga KB Bank akan mendapat kartu debit GPN atau Mastercard, serta bisa melakukan transaksi secara leluasa melalui KBstar. Ada juga fasilitas Auto Debit untuk pembayaran tagihan dan notifikasi via SMS di setiap transaksi. Menariknya, nasabah Tabungan SiAga KB Bank bisa pula memperoleh asuransi kecelakaan diri gratis.

KB Bank juga menghadirkan Tabungan SiAga Rencana yang memungkinkan nasabah dapat menabung secara berkala tanpa ribet. Layanan KB Bank tersebut memungkinkan nasabah menyimpan uang secara otomatis ke rekening tabungan setiap bulannya.

"Tabungan Rencana itu, autodebit sistemnya. Jadi, [tabungan] setiap bulan akan didebit Rp100 ribu, misalnya, karena minimal Rp100 ribu. [Contohnya] Jangka waktunya 1 tahun. Nanti begitu 1 tahun selesai, dia langsung cair," jelas Viddy.

Tabungan SiAga KB Bank Rencana ini bisa dimanfaatkan untuk perencanaan pembiayaan pendidikan atau kebutuhan keuangan lainnya. Jangka waktu simpanan bisa diatur mulai dari 1 tahun hingga 18 tahun. Nasabah yang menyiapkan tabungan pendidikan buah hatinya pun dapat mengatur pencairan bertahap, sesuai usia anak.

Selain ada fasilitas gratis biaya administrasi, nasabah Tabungan SiAga KB Bank Rencana pun bisa mendapatkan asuransi kecelakaan gratis. Dengan nilai pertanggungan maksimal Rp500 juta, asuransi tersebut dapat diperoleh tanpa biaya premi.

Kehadiran dua jenis tabungan yang ditawarkan KB Bank tadi, menurut Viddy, dapat menjadi penawaran menarik bagi mahasiswa. Sebab, mahasiswa bisa menabung dengan minimal setoran yang kecil. Apalagi, menabung juga dapat dilakukan secara otomatis dan berkala.

Viddy menambahkan, banyak mahasiswa sebenarnya telah memahami literasi keuangan. Namun, permasalahannya adalah pola hidup yang konsumtif dan impulsif dalam berbelanja. Karena itu, dia berpesan agar mahasiswa secara konsisten menyisihkan uang jajan untuk tabungan.

"[Menabung] perlu konsistensi. Enggak perlu besar, tapi bagaimana caranya mahasiswa-mahasiswa tahu tentang literasi keuangan supaya dia bisa lebih tahu tujuannya nanti ke depan supaya bisa [mencapai] financial freedom," kata dia.

Baca juga artikel terkait KELAS TIRTO atau tulisan lainnya dari Shofiatunnisa Azizah

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Shofiatunnisa Azizah
Editor: Addi M Idhom