Menuju konten utama

Kasus Omicron Bertambah, Wagub DKI Imbau Tak Buat Acara Tahun Baru

Seluruh pihak juga diminta untuk menghindari interaksi yang tinggi, apalagi bepergian ke luar daerah atau luar negeri.

Kasus Omicron Bertambah, Wagub DKI Imbau Tak Buat Acara Tahun Baru
Suasana pesta kembang api menghiasi langit di Jakarta, Minggu (1/1) pagi. Perayaan tahun baru dimeriahkan pesta kembang api di semua penjuru ibu kota. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc/17.

tirto.id -

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak membuat acara pada malam tahun baru yang bisa menimbulkan kerumunan karena saat ini kasus virus Corona varian Omicron semakin bertambah.

"Terkait Omicron sekali lagi angkanya sudah cukup tinggi, kami minta warga Jakarta memasuki malam tahun baru untuk menghindari kerumunan, tidak perlu membuat acara-acara yang dapat menimbulkan kerumunan," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (29/12/2021).

Selain itu, seluruh pihak juga diminta untuk menghindari interaksi yang tinggi, apalagi bepergian ke luar daerah atau luar negeri. Sebab, dikhawatirkan terjadi penularan virus Corona.

"Kami minta itu dapat dihindari," ucapnya.

Selanjutnya, Ketua DPD Jakarta Partai Gerindra itu juga meminta kepada seluruh warga DKI agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Tempat yang terbaik dan berkumpul dengan keluarga di rumah," pungkasnya.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan telah ditemukan satu kasus transmisi lokal varian Omicron di Indonesia. Yakni seorang pria berusia 37 tahun asal Medan, Sumatera Utara.

Hal tersebut dikatakan oleh Nadia pada konferensi pers terkait “Perkembangan Pandemi Covid-19: Temuan Kasus Transmisi Lokal Omicron" secara virtual.

“Kami sampaikan adanya satu kasus transmisi lokal Omicron di Indonesia, sehingga hari Selasa (28/12/2021) terdapat 47 kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia,” kata Nadia, Selasa (28/12/2021).

Baca juga artikel terkait PERAYAAN MALAM TAHUN BARU 2022 atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Nur Hidayah Perwitasari