tirto.id - Pelita Jaya EMP Jakarta harus mengakui keunggulan dari Surabaya CLS Knight di game ketiga final Liga Basket Indoensia (IBL) musim 2016. CLS mengakhiri pertandingan dengan skor 67-61 dan berhak atas titel juara pertama. Salah satu pemain tim berkostum putih itu, Jamarr Andre Johnson, terpilih menjadi MVP yang pada laga puncak mencetak double-double dengan 19 poin dan 12 rebound.
“Seperti yang sudah saya katakan, bahwa kami bisa membuktikan untuk menjadi juara. Karena kami memiliki mental untuk itu, kemenangan ini saya dedikasikan untuk Tuhan, keluarga, dan juga tim CLS Knights Surabaya,” kata Wahyu Widayat Jati selaku pelatih CLS Knight.
Sementara itu, kapten dari CLS Knight, Sandy Febiansyah, merasa gembira sebab mampu mewujudkan mimpinya untuk menjadi tim yang terbaik di kompetisi bola basket paling bergengsi di Indonesia itu. “Ini sungguh luar biasa, akhirnya kami bisa mewujudkan mimpi untuk membawa CLS menjadi juara,” ungkap atlet kelahiran Jember, 19 Februari 1986 dan biasa dipanggil "Keceng" itu
Pemain Pelita Jaya, Brandon Jawato, menjadi penyumbang angka terbanyak bagi timnya dengan 21 poin dan 7 rebound. Sang Kepala Pelatih, Benjamin Alvarezsipin, secara sportif mengakui kekalahannya dan berjanji akan membuat Pelita Jaya labih kuat lagi di kompetisi musim depan.
“Kami sudah menampilkan yang terbaik, hingga lawan sangat sulit untuk mengalahkan kami. Musim depan kami akan semakin baik lagi. Tidak lupa saya ucapkan selamat untuk CLS, untuk coach Wahyu, mereka memperlihatkan kapasitasnya untuk menjadi juara,” kata Benjamin. (ANT)
Penulis: Akhmad Muawal Hasan
Editor: Putu Agung Nara Indra