Menuju konten utama

Jumlah Penumpang PT KAI Selama Lebaran 2019 Capai 6,8 Juta Orang

Direktur Utama PT KAI mengatakan angka ini juga tercatat melampaui perkiraan PT KAI bahwa pada lebaran 2019 ini ditargetkan ada 5,6 persen peningkatan dari tahun lalu.

Jumlah Penumpang PT KAI Selama Lebaran 2019 Capai 6,8 Juta Orang
Pemudik bersiap menaiki Kereta Api di Stasiun Banyuwangi Baru, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (21/12). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/aww.

tirto.id - Total penumpang angkutan kereta api yang dilayani PT KAI selama Lebaran2019tercatat sebanyak6.810.407penumpang. Jumlah itu meningkat 9,2 persen penumpang dibanding tahun2018yang hanya berkisar6.236.227orang.

Direktur Utama PT KAI, EdiSukmoro mengatakan angka ini juga tercatat melampaui perkiraan PT KAI bahwa pada lebaran2019ini ditargetkan ada 5,6 persen peningkatan dari tahun lalu.

"Selama 26 Mei sampai 16 Juni2019, volume angkutan lebaran. Ini secara menyeluruh dibanding2018naik 9, 2 persen. Dulu prediksinya 3-4 persen, tapi setelah dilaksanakan naik 9,2 persen.2018itu kami angkut 6,2 juta orang tapi di2019kami angkut 6,8 juta orang," ucap Edi kepada wartawan usai konferensi pers mengenai evaluasi angkutan Lebaran di Jakarta Railway Center pada Rabu (19/6/2019).

Lebih jelasnya, Edi mengatakan PT KAI mencatat puncak keberangkatan pada mudik Lebaran2019 terjadi pada H-4 atau Sabtu (1/6/2019) sebanyak293.181penumpang.

Sementara, puncak arus balik terjadi di H+2 atau Sabtu (8/6/2019) sebanyak402.930penumpang. Dari semua puncak itu, Edi menjelaskan kereta jarak jauh tujuan Purwokerto-Jember (pulang pergi) menjadi favorit pemudik dengan jumlah penumpang41.331penumpang.

Mengenai peningkatan ini, Edi menjelaskan terdapat sejumlah analisa yang dilakukan berkaitan dengan kontribusi faktor internal PT KAI.

Pertama ia menyebutkan ada penambahan perjalanan KA reguler dan tambahan yang masing-masing mencapai 356 KA dan 60 KA. Jumlah itu meningkat dari tahun2018yang hanya berkisar 345 KA reguler dan 48 KA tambahan.

Lalu pada mudik Lebaran2019ini, ia menyebutkan ada pengoperasian KA baru seperti Prabujaya, Joglosemarkerto, Galunggung, Pangandaran, Dolok Martimbang, Pangrango 2, dan Ciremai 2.

"Pengoperasian KA baru ini tidak ada pada angkutan Lebaran2018," ucap Edi.

Disamping itu, ia juga merujuk pada adanya kontribusi dari peningkatan mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah dan swasta. Pelaksanannya kata Edi meningkat 23,5 persen dari160.860penumpang menjadi198.968penumpang.

Selain itu, ia juga menjelaskan adanya kemungkinan bahwa peningkatan ini disebabkan karena adanya perbaikan layanan PT KAI. Seperti renovasi ruang tunggu di Stasiun Senen, adanya program takjil dan sahur bersama, lalu penambahan kereta jenis luxury dan sleeper.

Namun, saat ditanya mengenai kontribusi peralihan penumpang angkutan udara ke kereta api, ia membenarkan hal itu. Menurutnya meskipun tidak bisa dipastikan persentasenya, hal ini tidak dapat dipungkiri.

"Limpahan dari angkutan udara enggak bisa kami hitung spesifik tapi kami pastikan (peningkatan di Lebaran) ada pengaruh dariudara," ucap Edi.

Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2019 atau tulisan lainnya dari Vincent Fabian Thomas

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Nur Hidayah Perwitasari