Jokowi Didukung Pemuda Pancasila, Amnesty: Itu Sangat Berbahaya

Oleh: Haris Prabowo - 4 Maret 2019
Usman menilai organisasi masyarakat sebesar Pemuda Pancasila justru sering melakukan tindakan yang tidak mencerminkan Pancasila.
tirto.id - Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid mengatakan ucapan capres 01 Joko Widodo yang menyebut siapa pun yang bertentangan dengan Pancasila akan berhadapan dengan Pemuda Pancasila, dinilai berbahaya dan tak tepat.

Usman menilai organisasi masyarakat sebesar Pemuda Pancasila justru sering melakukan tindakan yang tidak mencerminkan Pancasila.

"Itu yang lebih berbahaya ketika Jokowi mengatakan atas nama Pancasila mereka akan menghadapi siapa pun anti-Pancasila akan dihadapkan ke PP. Kita tahu selama ini tindakan-tindakan atas nama Pancasila itu sangat menipulatif, tidak jelas apa yang dibeli dan dimaksud dan mengancam Pancasila," kata Usman saat ditemui di Komnas HAM, Senin (4/3/2019) sore.

"Tetapi yang jelas tindakan pembelaan Pancasila itu seringkali dilakukan bertentangan dengan nilai Pancasila itu sendiri," lanjut Usman.

Usman mengaku Amnesty Internasional Indonesia sangat kecewa dengan langkah Jokowi yang menggandeng Pemuda Pancasila untuk menjadi bagian dari relawan pemenangan Pilpres 2019. Usman menilai organisasi seperti PP kerap bermasalah dalam upaya penyelesaikan kasus HAM masa lalu.

"Cara Jokowi sangat tidak menguntungkan bagi masa depan hak asasi manusia, apalagi di dalam banyak kasus, Pemuda Pancasila seringkali ikut digunakan oleh TNI misalnya, atau kelompok-kelompok di dalam TNI yang menolak penyelesaian kasus-kasus HAM berat, 65, Talangsari, Tanjungpriok, Aceh, Trisakti, Papua," katanya.

Usman menduga langkah Jokowi menggandeng Pemuda Pancasila sebagai relawan dikarenakan Jokowi telah kehilangan banyak relawan yang awalnya menjadi tulang punggung Jokowi dan berharap menyelesaikan kasus HAM masa lalu.

"Dengan berkurangnya dukungan para relawan, keliatannya Jokowi mencari dukungan-dukungan baru lain, termasuk dari purnawirawan dan kelompok seperti PP, tanpa melihat apakah dukungan itu diberikan melihat dukungan visi dalam pemajuan HAM. Saya lihat kelompok-kelompok yang digandeng ini justru bertentangan dengan Nawacita Jokowi," katanya.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Politik)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Nur Hidayah Perwitasari