Menuju konten utama

Jokowi Bakal Bertemu Presiden Filipe Nyusi di Mozambik

Presiden Joko Widodo akan menghadiri pertemuan bilateral bersama Presiden Republik Mozambik Filipe Nyusi.

Jokowi Bakal Bertemu Presiden Filipe Nyusi di Mozambik
Jokowi Tiba di Mozambique. Foto/ Muchlis Jr / Biro Pers Sekretariat Presiden

tirto.id - Presiden Joko Widodo melanjutkan perjalanan dalam rangkaian kunjungannya di Benua Afrika ke Maputo, Republik Mozambik, Selasa, (22/8/2023). Dikutip dari keterangan biro pers dan media Istana, Jokowi akan menghadiri pertemuan bilateral bersama Presiden Republik Mozambik Filipe Nyusi.

Jokowi tiba di Bandara Internasional Maputo, Selasa waktu setempat. Sebelumnya, Mantan Wali Kota Solo itu mendatangi Kenya dan Tanzania.

Dalam kunjungan ke dua negara tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berhasil membuat kesepakatan berupa peningkatan perdagangan, persetujuan preferential trade agreement di negara tujuan, hingga kerja sama bidang energi dan kesehatan seperti farmasi.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin menuturkan alasan Indonesia memilih Kenya, Tanzania dan Mozambik sebagai tujuan kunjungan kerja Presiden di Afrika selain mendatangi Afrika Selatan dalam KTT BRICS.

Alasan Jokowi memilih destinasi tersebut karena ingin menyampaikan pesan seluruh negara memiliki kedudukan sama untuk Indonesia termasuk Afrika. Bey tidak menampik faktor jarak dan waktu juga menjadi pertimbangan Jokowi memilih sebagai tempat tujuan.

"Pemilihan beberapa negara tersebut karena keterbatasan waktu Bapak Presiden dan kesesuaian waktu kepala negara/kepala pemerintahan yang dikunjungi. Setelah menjajaki dan menyesuaikan waktu Bapak Presiden, hanya negara-negara inilah yang dapat dikunjungi," ungkap Bey.

Sebelumnya dalam lawatan di Tanzania, Jokowi mengingatkan semangat hubungan Indonesia dengan Afrika yang terbentuk lewat Konferensi Asia Afrika dan gerakan non-blok. Ia ingin agar spirit Bandung dapat dipertebal untuk memperkuat kolaborasi dan solidaritas antar negara global south.

"Global south berisikan 85 persen populasi dunia sehingga seharusnya dunia mendengarkan suara dan kepentingan negara-negara di global south, termasuk hak untuk melakukan lompatan pembangunan," kata Jokowi.

Baca juga artikel terkait KUNJUNGAN JOKOWI KE AFRIKA atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Intan Umbari Prihatin