Jenis & Beda Kontraksi yang Perlu Diketahui Oleh Perempuan Hamil

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 15 September 2020
Dibaca Normal 2 menit
Kontraksi adalah cara tubuh Anda untuk membantu mendorong bayi keluar dari rahim.
tirto.id - Saat hamil untuk pertama kalinya banyak perempuan bertanya-tanya soal tanda akan melahirkan yang salah satunya adalah kontraksi.

Tak jarang perempuan yang hamil untuk pertama kalinya sulit membedakan apakah kontraksi yang ia alami adalah tanda akan melahirkan atau hanya kontraksi biasa yang sering disebut dengan kontraksi palsu.

Dilansir laman Parents kontraksi adalah cara tubuh Anda untuk membantu mendorong bayi keluar dari rahim.

"Rahim mengelilingi bayi, dan ketika otot-otot rahim berkontraksi, itu membantu kemajuan persalinan," kata Bart Putterman, M.D., obgyn di Texas Children's Pavilion for Women di Houston.

Kontraksi rahim akan membuat bayi Anda berada pada posisi untuk siap lahir dan membantunya bergerak melalui jalan lahir.

Tetapi mengalami kontraksi sebelum waktu Anda melahirkan tidak berarti bahwa bayi telah siap untuk dilahirkan, hal ini yang sering kali dianggap sebagai kontraksi palsu.

Berikut adalah beberapa jenis kontraksi yang bisa Anda alami selama masa kehamilan, seperti dilansir laman Healthline.

Persalinan palsu (kontraksi Braxton-Hicks)

Sekitar bulan keempat kehamilan, Anda mungkin mulai merasakan rahim Anda berkontraksi dari waktu ke waktu. Pengencangan ini dikenal sebagai kontraksi Braxton-Hicks.

Kontraksi ini biasanya jarang dan tidak teratur. Kontraksi ini adalah cara tubuh Anda untuk mempersiapkan otot rahim siap menghadapi hari persalinan.

Ciri kontraksi palsu

Bebarapa ciri kontraksi palsu seperti dilansir laman Healthline di antaranya,

- Kontraksi palsu ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit

- Kontraksi terkonsentrasi di perut Anda

- Kontraksi membuat perut Anda terasa kencang

- Kontraksi mungkin terkadang tidak nyaman

- Kontraksi akan biasanya tidak akan lama dan berangsung hilang saat Anda beristirahat

Anda mungkin mengalami kontraksi ini saat lelah, dehidrasi, atau terlalu banyak berdiri. Kontraksi palsu biasanya akan berkurang jika Anda mengubah posisi yang Anda lakukan.

Sebelum Anda menghubungi dokter, cobalah beberapa teknik penanganan berikut untuk melihat apakah kontraksi palsu atau bukan,

- Minum banyak air

- Mengubah posisi (seperti dari berdiri ke duduk)

- Hentikan apa yang Anda lakukan dan istirahat (sebaiknya di sisi kiri Anda)

Jika Anda telah mencoba hal-hal ini dan masih sering mengalami kontraksi Braxton-Hicks, ada baiknya Anda menghubungi dokter untuk mengantisipasi terjadinya persalinan prematur.

Kontraksi persalinan prematur

Kontraksi teratur sebelum 37 minggu mungkin merupakan tanda persalinan prematur.

Waktu kontraksi teratur berarti kontraksi yang mengikuti sebuah pola. Misalnya, jika Anda mengalami kontraksi setiap 10 hingga 12 menit selama lebih dari satu jam, Anda mungkin mengalami persalinan prematur.

Selama kontraksi, seluruh perut Anda akan menjadi keras saat disentuh. Seiring dengan pengetatan di rahim dan Anda mungkin merasakan:

- Sakit punggung yang tumpul
- Tekanan di panggul Anda
- Tekanan di perut Anda
- Kram

Ini adalah tanda-tanda bahwa Anda harus segera untuk menghubungi dokter, terutama jika disertai dengan pendarahan vagina, diare, atau keluarnya cairan encer (yang mungkin menandakan air ketuban Anda pecah).

Beberapa faktor risiko persalinan prematur meliputi:

- kehamilan ganda (kembar, kembar tiga, dll.)
- kondisi abnormal rahim, leher rahim, atau plasenta
- merokok atau menggunakan narkoba
- tingkat stres yang tinggi
- riwayat kelahiran prematur
- infeksi tertentu
- menjadi kurang atau kelebihan berat badan sebelum kehamilan
- tidak mendapatkan perawatan prenatal yang tepat

Penting untuk memperhatikan durasi dan frekuensi kontraksi Anda, serta gejala sekunder apa pun. Anda harus memberikan informasi ini kepada dokter Anda.

Ada berbagai perawatan dan obat yang dapat digunakan oleh tim medis Anda untuk mencoba menghentikan persalinan prematur.

Tahapan kontraksi persalinan

Tidak seperti kontraksi Braxton-Hicks, saat kontraksi persalinan yang sebenarnya dimulai, kontraksi tidak melambat atau tenang dengan tindakan sederhana seperti minum air dan istirahat.

Sebaliknya, kontraksi ini akan menjadi lebih lama dan lebih kuat, saat hal ini terjadi biasanya serviks Anda akan mulai melebar.

Kontraksi persalinan dini

Kontraksi pada tahap ini masih terbilang ringan. Pengencangan yang Anda rasakan berlangsung selama 30 hingga 90 detik.

Kontraksi ini lebih teratur, atau datang dengan interval waktu yang teratur. Kontraksi ini mungkin mulai dirasakan dengan jarak berjauhan, tetapi saat Anda mendekati persalinan, kontraksi akan semakin terasa dengan jarak lima menit.

Selama persalinan awal, Anda mungkin juga harus memperhatikan tanda-tanda lain yang membantu Anda menyadari bahwa itu yang sebenarnya.

Saat serviks Anda mulai terbuka, Anda mungkin melihat keluarnya cairan ketuban. Ketuban Anda bisa pecah baik sebagai tetesan kecil atau semburan besar cairan dari vagina Anda.


Baca juga artikel terkait KONTRAKSI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight