Jelang Kepulangan Rizieq Shihab, Mabes Polri Gelar Rapat Tertutup

Oleh: Felix Nathaniel - 19 Februari 2018
Dibaca Normal 1 menit
Rizieq Shihab direncanakan pulang ke Indonesia pada Rabu (21/2/2018), Mabes Polri mengadakan rapat tertutup hari ini.
tirto.id - Menjelang dua hari rencana kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab, Mabes Polri menggelar rapat tertutup konferensi video pada hari Senin (19/2/2018). Rizieq direncanakan pulang ke Indonesia pada Rabu (21/2/2018).

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menegaskan bahwa pertemuan hanya memuat pembahasan tunggal. Ia berharap, pertemuan ini tak berlangsung lama. Sebagai Dewan Pembina Partai Persija Jakarta, Syafruddin juga diagendakan bertemu dengan tim pemenang Piala Presiden 2018 itu pada pukul 11.00.

“Kita melaksanakan video conference dengan pembahasan tunggal, yaitu pengamanan tempat-tempat ibadah, tokoh-tokoh agama, dan para ulama. Itu pembahasan tunggal,” katanya saat membuka pertemuan di Gedung Pusdalsis, Rupatama, Mabes Polri sekitar pukul 09.15 WIB.

Pada surat telegram yang beredar hari Minggu (18/2/2018) bernomor ST/429/II/HUM.3.5.2./2018, Polri memang mengagendakan rapat melalui konferensi video hari ini. Namun, di dalam surat telegram disebutkan bahwa pertemuan diadakan untuk membahas pengamanan oleh Polri jelang kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia.

Namun, saat pembukaan, Syafruddin tak menyebutkan bahwa rapat ini ditujukan untuk membahas kepulangan Rizieq Shihab. Ia justru menekankan rapat kali ini untuk membahas pengamanan terkait penyerangan ulama.

Ia berharap para Kepala kepolisian daerah dapat segera memberi masukan atau gambaran pemecahan masalah dalam bentuk operasi rutin atau operasi khusus.

“Saya berikan tiga kesempatan kepada Kapolda Jawa Barat, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Karena ini tempat kejadian perkaranya banyak di sana,” tegas Syafruddin.

Dalam 1 bulan terakhir, korban penganiayaan terhadap pemuka agama yang diketahui publik memang meningkat. Di Jawa Barat, setidaknya ada 3 penyerangan dalam kurun waktu yang berdekatan. Sedangkan di Yogyakarta, gereja Santa Lidwina diserahkan oleh orang yang diduga terlibat jaringan teroris.

Polri memang berjanji akan meningkatkan dan mengoptimalkan peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat demi mencegah penganiayaan berulang.



Baca juga artikel terkait KASUS RIZIEQ SHIHAB atau tulisan menarik lainnya Felix Nathaniel
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Maya Saputri
DarkLight