Menuju konten utama
Pandemi COVID-19

Indonesia Terima 16 Juta Bulk Vaksin Sinovac, Total Capai 53,5 Juta

Wakil Menkes Dante Saksono sebut pemerintah menerima 16 juta vaksin dalam tahap ke-7 vaksin Sinovac dalam bentuk 9 envotainer.

Indonesia Terima 16 Juta Bulk Vaksin Sinovac, Total Capai 53,5 Juta
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono memberikan keterangan pers terkait kedatangan vaksin COVID-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (2/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc.

tirto.id - Indonesia menerima bulk vaksin Sinovac tahap ke-7 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (25/3/2021). Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menuturkan pemerintah menerima 16 juta vaksin dalam tahap ketujuh vaksin Sinovac dalam bentuk 9 envotainer.

"Dari 16 juta tersebut secara kumulatif kita sudah punya berarti 53,5 (juta) bulk vaksin (...) jumlah vaksin tersebut setara dengan nilai Pabean sebesar 101.003.080 USD," kata Dante dalam konferensi pers dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis.

Dante menuturkan, pemerintah sudah memberikan fasilitas fiskal sebesar Rp255 miliar demi vaksinasi. Fasilitas fiskal terdiri atas bea masuk, PPN impor, PPh pasal 22 impor. Selain itu, pemerintah memberikan percepatan pengeluaran barang atas impor vaksin COVID-19.

Dante mengatakan, 3 dari 9 unit envotainer akan langsung dibawa ke Biofarma untuk diproduksi. Setelah diproduksi, Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM) akan menganalisa kelayakan pakai sebelum diberikan kepada masyarakat.

Dante kembali menekankan pentingnya ketersediaan vaksin dalam pelaksanaan program vaksinasi. Pemerintah kini berupaya mengatur kecepatan vaksinasi sesuai dengan ketersediaan vaksin yang ada.

Saat ini, pemerintah sudah memberikan vaksinasi 100 persen kepada 1,4 juta tenaga kesehatan. Selain itu, lansia dan pelayan publik mulai divaksin secara massal.

Dengan kehadiran bulk vaksin baru, Dante memastikan, pemerintah akan kembali mempercepat proses vaksinasi demi memenuhi target 181,5 juta orang divaksin.

"Dengan adanya suplai tambahan vaksin yang baru pada hari ini, maka tentu pace dan kecepatan vaksin per hari akan terus kita tingkatkan, sehingga kita akan mencapai 181,5 juta vaksin yang akan kita jadikan target untuk memperoleh herd immunity atau kekebalan komunal dalam waktu yang secepat cepatnya," kata Dante.

Di saat yang sama, Dante mengapresiasi kerja TNI-Polri dalam pengawalan vaksin serta upaya Biofarma dalam mendistribusikan ke seluruh Indonesia. Dante mengatakan pemerintah akan terus menggalakkan vaksinasi, bahkan sampai membentuk pusat vaksinasi demi percepatan program vaksinasi.

"Vaksinasi ini narasinya bukan menjadi program vaksinasi lagi, tetapi gerakan vaksinasi dengan melakukan gerakan vaksinasi ini maka akan seluruh elemen masyarakat terlibat di dalamnya, untuk berperan serta menyukseskan proses vaksinasi," kata Dante.

Baca juga artikel terkait VAKSIN SINOVAC atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz