IHSG Ditutup Menguat, Sektor Energi Justru Melemah 1,16 Persen

Reporter: Dwi Aditya Putra, tirto.id - 9 Nov 2022 15:55 WIB
IHSG ditutup menguat pada perdagangan Rabu (9/11/2022). IHSG berada di level 7.070 (+0,28 persen).
tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (9/11/2022). IHSG berada di level 7.070 (+0,28 persen). Level tertinggi hari ini tercatat pada posisi 7.073 dan level terendah indeks tercatat di 7.073.

Mengutip RTI Business, secara keseluruhan tercatat 244 saham menguat, 261 saham melemah, dan 195 saham bergerak ditempat. Sementara itu, kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp9.484 triliun dengan nilai transaksi tembus Rp11,98 triliun.

Berdasarkan pantauan, kenaikan IHSG ditopang menguatnya tujuh sektor dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor teknologi 1,70 persen, sektor properti dan real estate naik 0,79 persen, sektor keuangan melesat 0,49 persen.


Penguatan lainnya juga terjadi pada sektor barang baku naik 0,23 persen, sektor infrastruktur 0,17 persen dan sektor barang konsumer non primer 0,15 persen.

Sementara empat sektor lainnya berakhir di zona merah adalah sektor energi turun 1,16 persen. Kemudian sektor transportasi merosot 0,85 persen, sektor barang konsumer primer terkikis 0,19 persen dan sektor kesehatan turun 0,08 persen.

Sebelumnya, IHSG diproyeksikan bergerak datar di tengah beragamnya sentimen global.

"Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari bursa global dan regional," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya dikutip Antara.

Top gainers hari ini adalah:

- PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) naik 34,81 persen ke Rp182 per saham

- PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) naik 26,00 persen ke Rp189 per saham


- PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) naik 25,24 persen ke Rp129 per saham.




Baca juga artikel terkait IHSG DITUTUP MENGUAT atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight