Periksa Fakta

Hoaks Pengunjung Mal Antri Hingga Pingsan Demi Beli AC

Penulis: Irma Garnesia, tirto.id - 6 Sep 2022 16:00 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Toko-toko di foto pun tidak masuk di daftar toko yang berada di Grand Indonesia, Jakarta.
tirto.id - Akhir Agustus lalu, sebuah akun Facebook bernama Maileza Razali membagikan unggahan yang mengklaim adanya antrian panjang yang membuat orang-orang berdesakkan untuk membeli sebuah mesin pendingin atau AC buatan Jepang di Mall Grand Indonesia di Jakarta (tautan).

Dalam unggahan itu, ia menyampaikan bahwa ada tawaran promosi diskon 40 persen untuk produk yang diklaim dibuat oleh Fujitsu Electronics Corporation tersebut. Fujitsu juga disebut baru membuka cabang pertamanya di Indonesia. Lebih jauh, akun tersebut mengklaim bahwa untuk mendapatkan produk tersebut dengan harga promosi, terjadi kerumunan di toko yang menyebabkan orang-orang kekurangan oksigen, sehingga ada pula yang pingsan.

Akun tersebut menyatakan bahwa karena kegaduhan tersebut, penjualan AC ini bisa diakses secara daring, dan akun ini juga memberikan sebuah tautan.

AC ini disebut mesin pendingin paling populer di Jepang dan bisa berputar 360 derajat sehingga ruangan bisa cepat dingin. AC ini juga disebut bisa menghemat tagihan listrik hingga Rp 820.000.

Dalam unggahan itu, kun yang sama juga mengunggah tiga foto, yakni foto kerumunan di pusat perbelanjaan, foto seorang perempuan yang dibopong pria yang terlihat seperti petugas keamanan dan satu perempuan lainnya, serta foto produk pendingin ruangan.

Periksa Fakta Antri Hingga Pingsan
Periksa Fakta Klaim Antri Hingga Pingsan Demi Membeli AC Buatan Jepang. (Screenshot/Facebook/Maileza Razali)


Hingga 5 September 2022 unggahan ini mendapat reaksi sebanyak 2,6 ribu kali, mendapat 1,3 ribu komentar, dan dibagikan hingga 97 kali.

Lalu, benarkah isi unggahan tersebut?


Penelusuran Fakta

Tirto menelusuri kedua foto yang diunggah akun Maileza. Untuk foto pertama, melalui alat telusur foto TinEye, ditemukan juga bahwa foto ini sempat beredar di media Polandia, Puls Biznesu, pada artikel 5 November 2018, terkait manajemen pusat perbelanjaan yang mendukung perusahaan-perusahaan yang menyewa tempat di pusat perbelanjaan itu.

Lebih jauh lagi, dari foto pusat perbelanjaan itu, bisa dilihat bahwa toko-toko di dalam foto adalah toko retail elektronik Media Expert, toko es krim Grycan dan toko fesyen Medicine, yang kesemuanya berada di Polandia.

Toko-toko di foto pun tidak masuk di daftar toko yang berada di Grand Indonesia. Sehingga, dari sini bisa disimpulkan bahwa foto tersebut jelas berlokasi di Polandia, bukan Grand Indonesia yang berlokasi di Jakarta.

Lalu, kami juga menelusuri foto kedua, yang menunjukkan seorang perempuan yang dibopong oleh pria yang terlihat seperti petugas keamanan dan seorang perempuan lainnya. Berdasarkan pencarian foto melalui Google Reversed Image, foto tersebut berasal dari sebuah artikel di situs Bangkok Post pada 15 Februari 2016 berjudul “Karena Marah, Seorang Pria Bunuh Pacarnya di Sebuah Pusat Perbelanjaan”.

Menurut situs Bangkok Post, seorang pria paruh baya menembak kekasihnya pada hari Valentine di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Nonthaburi, Thailand, sebelum akhirnya menembak dirinya sendiri. Ia juga melukai anak perempuan berusia 9 tahun dengan peluru tersebut.

Penembakan tersebut terjadi di hari Minggu, di depan gerai iSudio di lantai dua Central Plaza Rattanathibet di distrik Muang, sekitar pukul 11 pagi. Hal ini menyebabkan kepanikan di antara para pengunjung.

Kemudian, foto yang ditampilkan oleh situs Bangkok Post merupakan foto ibu dari korban, yang pingsan setelah mengetahui kabar putrinya dibunuh oleh kekasihnya sendiri.

Foto ini juga tidak ada hubungannya dengan narasi beberapa orang yang pingsan karena ingin belanja alat pendingin ruangan buatan Jepang, seperti diklaim lewat unggahan Facebook.

Terkait narasi pengunggah di Facebook soal promosi AC Fujitsu di Grand Indonesia, tim riset Tirto juga menelusuri situs Grand Indonesia. Melalui pencarian "Fujitsu", kami tidak menemukan satu pun artikel promosi soal harga spesial untuk mesin pendingin ruangan bermerk ini.

Terakhir, tautan yang disertakan di unggahan Facebook ini, yakni https://www.japanhouseware.tokyo/ juga tidak terdaftar di Google sebagai situs resmi tempat jual beli barang dan tidak tampak terhubung dengan Fujitsu sehingga patut dicurigai keabsahannya.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kedua foto yang dibagikan oleh akun Facebook Maileza Razali sama sekali tidak berhubungan dengan narasi yang disampaikan dan tidak terjadi di Grand Indonesia, Jakarta.

Foto pertama diambil di Polandia, sementara foto kedua merupakan ibu dari seorang korban pembunuhan di Thailand. Unggahan ini bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

Baca juga artikel terkait PERIKSA FAKTA atau tulisan menarik lainnya Irma Garnesia
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Irma Garnesia
Editor: Irma Garnesia

DarkLight