Heru Budi dan Mendag Zulhas Cek Stok Beras di PIBC, Aman?

Reporter: Riyan Setiawan, tirto.id - 7 Nov 2022 11:36 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menuturkan Jakarta akan mendapatkan pasokan pangan yang berlimpah. Harganya pun dijamin terjangkau.
tirto.id - Penjabat (Pj) Gubernur DKI, Heru Budi Hartono bersama Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi meninjau Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Senin (7/11/2022) pagi. Saat peninjauan Heru mengklaim ketersediaan beras di PIBC aman.

"Kami bersama Pak Menteri mengecek kepastian tersedianya beras medium untuk program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH). Sehingga Food Station [BUMD Cluster Pangan Jakarta], [Lalu] Pak Arief sebagai Kepala Badan Pangan memastikan bahwa itu sudah tersedia. Sehingga kita tahu di sini semuanya tersedia beras medium," kata Heru di lokasi.

Kemudian di tempat yang sama, Zulkifli Hasan optimistis stok beras aman. Terlihat di beberapa daerah harga beras terpantau stabil. Seperti beras medium dibanderol dengan harga Rp8.900 sedangkan beras premium bervariasi.


"Jadi harga-harga pangan semua terkendali, tidak ada kenaikan. Kecuali satu, yaitu kedelai. Memang kedelai ini yang ada sekarang itu dikirim bulan Juli/Agustus itu harga tinggi memang," bebernya.


Jakarta Bakal Kebanjiran Beras Medium

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menuturkan Jakarta akan mendapatkan pasokan pangan yang berlimpah. Dia memastikan harganya stabil dan terjangkau.

Beras tersebut rencananya akan didatangkan langsung dari Makassar-Sulawesi Selatan 6.000 ton, Nusa Tenggara Barat (NTB) 9.845 ton dan dari Bulog sekitar 14.000 ton.

"Jadi Jakarta ini akan kebanjiran stok sebentar lagi. Kemudian stok bulog memang kita punya PR sedikit, memang kita mau top up. Jadi stok bulog harus di top up sampai ke 1,2 juta ton," ucapnya.

Kemudian dia menjelaskan saat ini, harga beras medium di tingkat Pasar Induk Cipinang sebesar Rp8.900 dan Rp9.300 di pasar-pasar turunan. Sementara itu, dia mengklaim harga kebutuhan pangan lain seperti cabai, telur terkendali.

"Di Jakarta ini ada sekitar 153 pasar itu juga akan kita guyur. Untuk pangan lain, harga bawang, telor, cabe itu semua terkendali. [Sedangkan] harga beras di tingkat produsen ini sedang tinggi. Artinya yang harus kita lakukan sebagai pemerintah adalah tetap menyediakan beras yang baik dengan harga yang baik terutama di (level) medium. Kami juga minta tolong Satgas Pangan untuk mengawal sampai dengan hilir," pungkasnya.




Baca juga artikel terkait STOK BERAS atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight