Hasil Hitung Cepat Pilpres 2019 Charta Politika per 15.10 WIB

Oleh: Iswara N Raditya - 17 April 2019
Hasil hitung cepat pemilihan presiden (pilpres) 2019 versi Charta Politika hingga pukul 15.10 WIB menempatkan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul.
tirto.id - Hasil hitung cepat pemilihan presiden (pilpres) 2019 versi Charta Politika hingga pukul 15.10 WIB menempatkan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul.

Per pukul 15.10 WIB, data masuk dalam penghitungan Charta Politika sudah mencapai 49,03 persen. Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mengumpulkan 54,22 persen suara. Sementara itu, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mendapatkan 45,78 persen.

Dengan demikian, terdapat perbedaan suara yang mencapai 8,44 persen antara kedua pasangan capres dan cawapres dalam Pemilu 2019. Meskipun demikian, data yang dirilis ini belum tuntas sepenuhnya, karena belum mencapai 100 persen.

Hasil quick count yang dirilis Charta Politika tidak terlalu berbeda dengan yang dimiliki lembaga survei lainnya, Poltracking. Lembaga survei tersebut baru saja menampilkan data perolehan hitung cepat mereka per pukul 15.00 WIB.

Dari total data masuk yang mencapai 52,30 persen, Jokowi-Ma'ruf Amin saat ini memimpin dengan 56,47 persen. Sementara itu, Prabowo dan Sandiaga mendapatkan 43,53 persen.

Rilis hitung cepat yang baru dilakukan setelah Rabu (17/4/2019) pukul 15.00 WIB mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 449 ayat 5, bahwa pengumuman prakiraan hasil penghitungan cepat atau quick count Pemilu hanya boleh dilakukan paling cepat 2 jam setelah pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat selesai dilaksanakan.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia pada periode 22-29 Maret 2019 menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf bertengger di angka 55,4 persen; sementara Prabowo-Sandiaga pada angka 37,4 persen.

Sementara hasil survei SMRC pada periode 1-4 April 2019 menyatakan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 57,3 persen, sementara Prabowo-Sandiaga sebesar 32,5 persen.

Semakin mendekati hari pencoblosan, persentase undecided voters menurun. Namun, angkanya di atas 5 persen. Menurut survei Indikator Politik Indonesia, sebanyak 7,2 persen responden tergolong undecided voters. Sementara berdasarkan survei SMRC, undecided voters berkisar 10,2 persen.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Politik)

Reporter: Ibnu Azis & Fitra Firdaus
Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Agung DH
DarkLight