Gubernur Ahok Berangkat Kerja Naik Transjakarta

Oleh: Mutaya Saroh - 14 Februari 2017
Dibaca Normal 1 menit
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berangkat dari kediamannya di Pantai Mutiara menuju Balai Kota DKI Jakarta naik bus Transjakarta baru.
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berangkat dari kediamannya di Pantai Mutiara menuju Balai Kota DKI Jakarta naik bus Transjakarta baru.

"Ini akan masuk ke perumahan. Orang bisa menghindar naik mobil. Ini standar bagus," katanya, yang sudah aktif bekerja kembali sebagai gubernur setelah cuti untuk kampanye Pemilihan Kepala Daerah, Selasa, (14/2/2017) seperti dikutip dari Antara.

"Lihat nih lantainya juga enggak licin, bagus kayak di rumah, jaraknya juga jauh. Ini seri model lama tahun 90," imbuhnya menjelaskan bagian dalam bus baru itu.

Ahok juga sempat meminta supir Transjakarta membunyikan klakson. "Om, telolet Om," ujar dia. Dia bahkan menuju kursi kemudi untuk membunyikan klakson bus sendiri.

Ia tiba di Balai Kota sekitar pukul 08.00 WIB, disambut warga yang ingin menyampaikan keluh kesah atau hanya sekadar berfoto bersama dan meminta tanda tangan.

Sebelumnya, di hari pertama aktif kembali sebagai gubernur, Ahok mendapatkan beberapa pesan dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. Pesan ini disampaikan langsung oleh Sumarsono kepada Ahok dalam serah terima jabatan dari Plt Gubernur kepada Ahok.

"Dalam rangka pembinaan aparat sipil negara, saya minta supaya team work di lingkungan Pemprov DKI Jakarta lebih ditingkatkan lagi," kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu, (11/2/2017)

Sumarsono mengaku mengalami kesulitan ketika mencoba menyelesaikan masalah kemacetan dan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Ada amanah yang tidak bisa saya laksanakan, yaitu mengatasi masalah PKL di Tanah Abang. Tapi saya rasa masalah itu memang agak sulit untuk diselesaikan," ujar Sumarsono.

Dia menganggap masalah itu bisa diselesaikan apabila kawasan ini, khususnya Pasar Blok G Tanah Abang, dibenahi dan ditata terlebih dahulu.

Mendapat pesan tersebut, Ahok merespons dengan mengatakan akan mencoba membangun sistem dan sekaligus meningkatkan profesionalisme seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta.

"Intinya, kami ingin membangun sistem untuk dijalankan di Pemprov DKI Jakarta. Kami juga ingin meningkatkan profesionalisme seluruh pegawai dan juga transparansi. Kedua hal itu sama-sama penting," kata Ahok.

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menjalani masa cuti dari 28 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017 untuk mengikuti kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 sehingga mulai esok Minggu 12 Februari mereka aktif lagi sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI.

Baca juga artikel terkait BTP atau tulisan menarik lainnya Mutaya Saroh
(tirto.id - Politik)

Reporter: Mutaya Saroh
Penulis: Mutaya Saroh
Editor: Mutaya Saroh