Menuju konten utama

Gempa Lombok 7 SR, Wisatawan Gili Trawangan Mulai Tinggalkan Pulau

Pascagempa Lombok berkekuatan 7 SR, para wisatawan lokal dan mancanegara yang sedang berlibur di Gili Trawangan hari ini beramai-ramai mulai meninggalkan pulau.

Gempa Lombok 7 SR, Wisatawan Gili Trawangan Mulai Tinggalkan Pulau
Ilustrasi sejumlah wisatawan mancanegara di Pulau Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

tirto.id - Kawasan Gili Matra yang terdiri atas Gili Meno, Gili Ayer dan Gili Trawangan ikut terdampak gempa berkekuatan 7 SR yang melanda Kabupaten Lombok Utara, NTB pada Minggu (5/8/2018) malam, sekitar 19.46 Wita.

Para wisatawan lokal dan mancanegara yang sedang berlibur di kawasan wisata itu pun hari ini beramai-ramai mulai meninggalkan pulau pascagempa. Salah satunya Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris, Jolan, yang sedang berlibur di Gili Trawangan.

"Saya khawatir ada gempa susulan datang lagi. Sekarang saya mau ke Pelabuhan Lembar saja," kata Jolan di Simpang Empat Bangsal, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Senin (6/8/2018).

Ia dan rekannya dan memutuskan untuk pindah ke Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, karena tidak ada kapal cepat yang beroperasi dari Gili Matra menuju pulau dewata Bali.

"Makanya saya mau ke Pelabuhan Lembar saja. Katanya di sana ada kapal penyeberangan," katanya menambahkan.

Berdasarkan pengamatan Antara di simpang empat Bangsal, Kabupaten Lombok Utara, nampak berhamburan ratusan wisatawan lokal maupun mancanegara yang menunggu kendaraan umum yang diharapkan bisa memberikannya tumpangan. Truk maupun kendaraan pick-up juga menjadi pilihan mereka agar dapat hijrah dari lokasi.

"Tolong Berhenti, kasih kami menumpang," kata seorang bule perempuan yang nampaknya sedang bersama belasan temannya berupaya mencari tumpangan di simpang empat Bangsal.

Selain itu, ada juga terlihat seorang pria lokal paruh baya yang mengalami luka ringan di bagian kepala kirinya. Pria yang enggan menyebutkan namanya itu mengaku luka di bagian kepala kirinya akibat terkena runtuhan bangunan.

"Tadi pas di Gili saya kena. Tapi saya tidak apa-apa pak, biarkan saja," katanya menambahkan.

Sementara itu, dari video yang diunggah Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, tampak ratusan wisatawan tengah menunggu untuk dievakuasi dari Gili Matra.

“Wisatawan asing dan domestik menunggu evakuasi dari Gili Trawangan, Gilingan Air dan Gili Meno Lombok Utara. Terbatasnya kapal menyebabkan evakuasi bertahap. Tim SAR akan menambah kapal,” jelas Sutopo melalui akun Twitter-nya.