Menuju konten utama

Fadli Zon Minta Nusron Pilih Tim Pemenangan Ahok atau BNP2TKI

Fadli Zon meminta Nusron Wahid untuk melepaskan jabatannya sebagai kepala BNP2TKI atau mundur sebagai Ketua Tim Pemenangan Ahok dalam Pilkada DKI 2017.

Fadli Zon Minta Nusron Pilih Tim Pemenangan Ahok atau BNP2TKI
Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat mengikuti pertemuan dengan Komisi Yudisial di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/6) lalu. Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan Fadli Zon ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR karena diduga melanggar etik dewan dengan memanfaatkan jabatan untuk keperluan pribadi. Antara foto/Hafidz Mubarak a./aww/16.

tirto.id - Kabar politik terbaru dari ibukota Jakarta makin panas. Wakil Ketua DPR, Fadli Zon meminta kepada Nusron Wahid untuk memilih tetap menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) atau mundur dari Ketua Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada Jakarta 2017. Menurut Fadli dua jabatan yang disandang Nusron berpotensi penyalahgunaan kekuasaan.

"Nusron Wahid seharusnya mundur sebagai Kepala BNP2TKI karena ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan Ahok. Nusron adalah pejabat negara, digaji oleh uang rakyat dan harus fokus dengan tugasnya mengurusi persoalan TKI," katanya di Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Penulis puisi “Tukang Gusur ini berharap Presiden Joko Widodo konsisten dalam menyikapi penunjukan Nusron sebagai ketua pemenangan Ahok di Pilkada DKI.

"Hal itu agar jabatan negara jangan disalahgunakan untuk kepentingan politik tertentu," terang penulis puisi “ katanya.

Fadli Zon menilai bahwa keterlibatan Nusron sebagai Ketua Pemenangan Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta selain akan menjadikan kinerjanya sebagai pejabat negara tidak maksimal juga berpotensi abuse of power.

Dengan merangkap jabatan, kata Fadli Zon, Nusron telah melanggar UU No.10 tahun 2016 tentang Pilkada, khususnya dalam pasal 71. Pada pasal itu dinyatakan bahwa pejabat negara dilarang membuat keputusan yang menguntungkan salah satu pasangan calon.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga kembali membuat sajak, berjudul "Sajak Tukang Gusur" pada Selasa. Sajak itu berisi mengenai tukang gusur yang suka menggusur orang-orang miskin terutama di Jakarta. Namun tidak jelas siapa sosok yang dimaksud Fadli Zon.

Baca juga artikel terkait PILKADA DKI JAKARTA 2017

tirto.id - Politik
Sumber: Antara
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH