Menuju konten utama

DPR Ingatkan Pemilihan Calon Dekan di UI Harus Bebas Intervensi

DPR mendorong Kemendikti Saintek dan pihak kampus UI memastikan proses pemilihan berjalan transparan, objektif, serta bebas dari tekanan politik.

DPR Ingatkan Pemilihan Calon Dekan di UI Harus Bebas Intervensi
Papan nama Universitas Indonesia. FOTO/commons.wikimedia.org

tirto.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengingatkan pemilihan dekan di sejumlah fakultas di Universitas Indonesia harus bebas dari intervensi politik apapun.

"Dugaan intervensi politik dan politik aliran dalam pemilihan dekan, di kampus manapun itu, termasuk di Universitas Indonesia ini, bagi kami merupakan hal yang serius dan tidak sejalan dengan prinsip otonomi perguruan tinggi," kata Lalu dalam keterangannya, dilansir dari Antara, Rabu (22/10/2025).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mendorong Kemendikti Saintek dan pihak kampus Universitas Indonesia untuk memastikan proses pemilihan berjalan transparan, objektif, serta bebas dari tekanan politik.

"Ini agar integritas akademik tetap terjaga. Pemilihan Dekan bagian dari otonomi kampus, sudah semestinya harus bebas dari semua intervensi politik pihak manapun," ujarnya.

Diketahui proses seleksi bakal calon dekan di sejumlah fakultas di Universitas Indonesia memasuki tahapan berikutnya. Para bakal calon dekan yang telah dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi kini melangkah ke tahap berikutnya, yakni asupan publik serta pemaparan visi dan misi.

Fakultas di UI yang akan memilih dekan yaitu Fakultas MIPA, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi, Fasilkom, Fakultas Ilmu Budaya, FISIP, Fakultas Psikologi, dan Vokasi UI.

Tahapan asupan publik akan berlangsung selama 1 bulan sampai 13 November 2025. Pada tahapan ini publik baik internal yaitu sivitas dan warga Universitas Indonesia.

Termasuk publik eksternal dari berbagai kalangan dan latar belakang diperkenankan memberikan asupan publik terhadap para calon tersebut. Hal ini diharapkan mampu mendorong transparansi serta membuka ruang partisipasi lebih luas.

Baca juga artikel terkait UNIVERSITAS INDONESIA

tirto.id - Pendidikan
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto