tirto.id - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Hilman Latief, mengecek kondisi jemaah Indonesia yang telah berada di Kota Makkah, Minggu (25/5/2025).
Di sana, Hilman mengecek hotel dan membagikan kartu Nusuk kepada jemaah. Selain Hilman, turut hadir dalam kesempatan itu Direktur Bina Haji, Musta'in Ahmad dan Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH 2025, Ali Machzumi.
Hilman berpesan agar jemaah selalu membawa Nusuk saat beraktivitas di tanah suci. Jemaah juga perlu menjaga kartu dengan baik, mengingat pentingnya barang tersebut.
"Ini [kartu Nusuk] dijaga ya bapak ibu," kata dia, dikutip Senin (26/5/2025).
Hilman bersyukur pembagian kartu Nusuk ke jemaah haji bisa dipercepat. Dia mengatakan Kemenag terus berkoordinasi dengan syarikah dan otoritas Arab Saudi untuk memperlancar distribusi kartu Nusuk.
"Ini jemaah sudah beberapa hari tidak dapat kartu Nusuk. Kami telusuri, betul ternyata syarikah yang harusnya memberikan Nusuk ternyata paspornya dipegang maktab yang lain. Jadi ini sudah kita komunikasikan ini bisa membuat tenang jemaah untuk masuk ke Harom. Ini menjadi tiket pada saat nanti ke Arafah," jelas Hilman.
Bagus Purwoko (56), jemaah asal Embarkasi Solo, mengaku senang telah menerima kartu Nusuk. Dengan adanya kartu ini dirinya tidak perlu waswas lagi saat hendak beribadah di Masjidil Haram.
"Alhamdulillah senang banget, bisa lebih tenang. Kan sekarang kalau ke Masjidil Haram harus menunjukkan ini ya. Kita sudah menunggu sejak Kamis lalu, ada 10 hari lah ya," tutur dia.
Sebagai informasi, hingga hari ini tercatat lebih 170 ribu jemaah haji Indonesia yang tiba di Arab Saudi sudah menerima Nusuk.
"Catatan Kementerian Haji Saudi, hari ini ada 180.092 jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di tanah suci, gabungan dari haji khusus dan reguler. Dari jumlah itu, sebanyak 170.018 jemaah haji sudah menerima Kartu Nusuk,” ucap Konsul Haji pada KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam di Makkah, Minggu.
Kartu Nusuk diterbitkan oleh syarikah penyedia layanan jemaah haji. Tahun ini, PPIH menjalin kerja sama dengan delapan syarikah, yaitu: Rifadah, Rawaf Mina, Mashariq Dzahabiyah atau Sana Mashariq, Rifad, Mashariq Mutamayyizah atau Rakeen Mashariq, Dluyuful Bait, Rehlat wa Manafea, dan MCDC.
“Secara persentase, sebanyak 94% jemaah haji Indonesia yang tiba di tanah suci sudah menerima kartu Nusuk,” pungkas dia.
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Intan Umbari Prihatin
Masuk tirto.id

































