Menuju konten utama

Di Depan Jokowi, Megawati Blak-blakan Minta Jatah Menteri Terbanyak

Ketum PDIP, Megawati blak-blakan menyampaikan di depan Jokowi saat Kongres PDIP di Bali terkait keinginannya partainya mendapatkan jatah menteri paling banyak.

Di Depan Jokowi, Megawati Blak-blakan Minta Jatah Menteri Terbanyak
Megawati di Acara Kongres ke V PDIP di Bali, Kamis 9/8/2019. tirto.id/Bayu septianto

tirto.id - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan presiden terpilih Joko Widodo agar partainya mendapatkan jatah kursi menteri terbanyak di pemerintahan Jokowi periode kedua nanti.

Ia menyampaikannya di hadapan Joko Widodo yang hadir dalam Kongres V PDIP di Bali. Jokowi yang dalam dua kali Pilpres diusung PDIP, juga membuka kongres.

Awalnya Megawati bercerita saat ia ditawari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi menteri dan PDIP pun ditawari kursi menteri, namun ia menolaknya.

Menurut Mega, walau tak jadi menteri, PDIP tetap ada dan solid bahkan merebut kembali kemenangan di Pemilu 2014.

Megawati pun akhirnya secara terbuka mengingatkan Jokowi agar tak melupakan PDIP yang telah memenangkannya hingga dua kali.

"Kalau nanti pak Jokowi mesti ada menterinya musti banyak. Orang kita pemenangan dua kali, betul atau tidak? Realisasikan ya. Ya iyalah," ucap Megawati dalam acara Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8/2019).

Megawati pun kembali teramg-terangan tak mau mendapatkan sedikit kursi menteri.

"Saya kira karena PDIP sudah banyak kemenangan sudah ada di DPR. Nanti saya kasih cuma 4," ucap Mega menirukan gaya bicara Jokowi.

"Eeh emoh, tidak mau, tidak mau, tidak mau," lanjut Mega.

Mega pun lantas menyindir partai-partai yang telah meminta jatah menteri ke Jokowi, bahkan menyebutkan jumlahnya.

"Orang ya gak dapet aja minta! Ini dalam kongres partai, Bapak Presiden saya meminta dengan hormat bahwa PDI Perjuangan akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri yang harus terbanyak," kata dia lantang disambut tepuk tangan peserta kongres.

Baca juga artikel terkait KONGRES PDIP atau tulisan lainnya dari Bayu Septianto

tirto.id - Politik
Reporter: Bayu Septianto
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Zakki Amali