Data & Fakta Fidel Castro, Pemimpin Revolusi Kuba

Oleh: Iswara N Raditya - 26 November 2016
Dibaca Normal 1 menit
Fidel Castro selamat dari setidaknya 634 kali percobaan pembunuhan. CIA dan Amerika Serikat disebut-sebut berada di sebagian besar usaha pembunuhan Castro tersebut.
tirto.id - Pemimpin Revolusi Kuba, Fidel Castro, meninggal dunia di Havana pada Sabtu (26/11/2016). Cukup banyak data dan fakta yang mewarnai hidup mantan Presiden Kuba yang dikenal sangat dekat dengan tokoh revolusi Amerika Selatan asal Argentina, Che Guevara, ini.

Fidel Alejandro Castro Ruz dilahirkan di Biran, Kuba, tanggal 13 Agustus 1926. Ia adalah aktor utama di balik terjadinya Revolusi Kuba pada Januari 1959 yang berhasil menggulingkan pemerintahan Fulgencio Batista.

Resmi menjadi Presiden Kuba sejak 2 Desember 1976 hingga 24 Februari 2008, belum termasuk penunjukkannya sebagai perdana menteri pada Februari 1959, Fidel Castro adalah pemimpin negara nomor tiga yang paling lama menjabat setelah Ratu Elizabeth di Inggris dan Raja Bhumibol Adulyadej di Thailand.

Fidel Castro adalah orang yang paling lama berpidato di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada 26 September 1960, ia berorasi lebih dari 4 jam 29 menit. Itu bukanlah pidato terpanjang Castro, karena pada 24 Februari 1998, ia berpidato selama 7 jam 30 menit.

Sepanjang hidupnya yang mencapai usia 90 tahun itu, Castro pernah mengalami banyak upaya pembunuhan. Reuters mencatat, ia selamat dari setidaknya 634 kali percobaan yang dilakukan untuk menghabisi nyawanya. Disebutkan, CIA dan Amerika Serikat berada di balik di sebagian besar usaha pembunuhan Castro tersebut.

Meskipun sering mendapatkan ancaman serta upaya pembunuhan, namun Castro selalu selamat. Kekuasaannya sebagai pemimpin Kuba berlangsung langgeng, bahkan melewati masa pemerintahan 9 Presiden Amerika Serikat, dari era Dwight Eisenhower hingga Bill Clinton, negara yang kerap mendapat tudingan ingin melenyapkannya.

Castro dikenal sebagai seorang perokok berat. Cerutu Kuba yang legendaris itu menjadi favoritnya. Namun, ia memutuskan untuk berhenti merokok sejak tahun 1985. Bahkan Castro kemudian menyadarkan rakyatnya akan bahaya rokok. "Yang paling baik yang bisa Anda lakukan dengan kotak cerutu ini adalah memberikannya kepada musuhmu,” demikian kata Castro.

Dari hubungannya dengan 5 perempuan, Castro dikaruniai 9 anak, yaitu Fidel Castro Diaz-Balart alias Fidelito hasil pernikahannya dengan Mirta Diaz-Balart, Alina Fernandez yang merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang sosialita asal Havana, kemudian 5 anak dari istri berikutnya sejak era 1960-an, serta 1 putra dan 1 putri dari dua selingkuhannya sebelum Castro menjadi presiden.

Baca juga artikel terkait POLITIK atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Politik)

Penulis: Iswara N Raditya

DarkLight