Menuju konten utama

Dampak Perubahan Budaya Terhadap Kehidupan Masyarakat

Mengetahui dampak positif dan negatif dari perubahan budaya terhadap kehidupan masyarakat. 

Dampak Perubahan Budaya Terhadap Kehidupan Masyarakat
Ilustrasi Etnosentrisme. foto/Istockphoto

tirto.id - Perubahan budaya adalah hal yang akan terus terjadi dalam masyarakat dan memunculkan dampak positif maupun negatif.

Hal yang tidak dihindari dalam kehidupan di masyarakat adalah perubahan sosial. Perubahan ini adalah sebuah proses yang akan terjadi sepanjang zaman mengikuti pergerakan, perkembangan, dan perubahan manusia.

Setiap individu atau kelompok masyarakat memiliki pemikiran dan kemampuan selalu berkembang antar-waktu.

Ada kehidupan lebih layak yang hendak dituju di masa depan berbekal perubahan di masa sekarang.

Sikap dan sifat selalu ingin terjadi perubahan inilah yang kemudian menciptakan berbagai hal baru, termasuk terjadinya perubahan kebudayaan.

William Ogburn, seperti tertulis dalam modul Sosiologi (Kemdikbud 2016) menyatakan ruang lingkup perubahan sosial mencakup unsur-unsur budaya secara material dan immaterial.

Perubahan sosial budaya muncul diawali perubahan pada struktur sosial dan pola budaya dalam masyarakat.

Manusia dan budaya adalah satu satuan. Tanpa manusia maka tidak ada budaya. Perubahan yang terjadi di masyarakat selalu diikuti dengan perubahan kebudayaan, dan begitu pula sebaliknya. Saat muncul unsur baru dalam budaya maka akan terjadi perubahan di masyarakat.

Perkembangan satu perubahan budaya, akan diikuti perubahan selanjutnya. Oleh sebab itu, setiap terjadi perubahan budaya akan membawa dampaknya masing-masing. Dampak perubahan budaya bisa bersifat positif maupun negatif.

Dampak perubahan budaya

Dalam buku Antropologi 1 Kelas XI (Depdiknas 2009), dampak-dampak perubahan budaya yaitu sebagai berikut:

1. Dampak postif

- Pada masyarakat dengan pendidikan maju menjadi makin kritis pola berpikirnya.

- Masyarakat yang berpikir rasional cenderung menjauhi berbagai hal irasional.

- Berbagai peralatan hidup manusia semakin memudahkan kehidupan.

- Taraf hidup masyarakat meningkat.

- Tersedia lebih banyak barang dan jasa.

- Seseorang lebih mungkin memikirkan hal yang bersifat perikemanusiaan.

- Perubahan budaya pertanian subsistem menjadi sistem intensifikasi pertanian yang mampu menuju swasembada pangan.

- Dalam bidang industri, terjadi proses perkembangan pesat yang berkaitan dengan mutu atau pun jumlah.

- Pada bidang teknologi terjadi proses perkembangan alih teknologi.

- Masyarakat terdorong berusaha meningkatkan kemampuannya agar bisa berperan serta dalam pembangunan.

2. Dampak negatif

- Bentuk kesenian tradisional terdesak kesenian modern. Bentuk peralatan tradisional terdesak pula oleh peralatan modern.

- Kerja fisik manusia berkurang karena tergantikan oleh mesin.

- Muncul sikap individualistis, materialisme, dan sikap hidup mewah dalam kehidupan sosial, terutama bagi masyarakat yang sukses dalam ekonomi.

- Semakin pudarnya prinsip-prinsip kekeluargaan di kehidupan bermasyarakat.

- Nilai-nilai hidup rohaniah akan tergerus.

- Muncul keresahan sosial akibat pencemaran lingkungan hidup.

- Hasil pembangunan belum dapat dinikmati secara menyeluruh

dan merata oleh rakyat yang berakibat muncul kesenjangan sosial.

Baca juga artikel terkait BUDAYA INDONESIA atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yandri Daniel Damaledo