Menuju konten utama

Cara Membuat Lampion Ramadhan dari Kertas dan Botol Bekas

Cara buat lampion Ramadhan dari bahan kertas dan botol bekas bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Temukan keterangan bahan dan proses pembuatannya di sini.

Cara Membuat Lampion Ramadhan dari Kertas dan Botol Bekas
Ilustrasi lampion Ramadhan. foto/Istockphoto

tirto.id - Lampion merupakan lampu yang terbuat dari kertas, sementara penggunaannya memanfaatkan lilin. Barang tersebut bisa dipakai untuk memperingati perayaan-perayaan tertentu, misalnya menyambut bulan Ramadhan.

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, lampion terbentuk atas kertas dan lilin. Penggunaan lampion berasal dari dataran China, saat masyarakat tradisionalnya pada zaman kuno sering mempraktekkannya.

Budaya yang diserap masyarakat Indonesia ini dapat pula dipakai untuk memeriahkan suasana Ramadhan. Mengutip laman Pemkot Surakarta, Kota Solo mengadakan Solo Light Festival dan Kampung Ramadhan pada 11 Maret lalu.

Salah satu kesan estetiknya disuguhkan lewat penampilan berbagai macam lampion. Berikut ini tahapan yang dapat Anda praktekkan mandiri di rumah untuk membuat lampion Ramadhan dari kertas dan botol bekas.

Cara Membuat Lampion Ramadhan dari Kertas

Cara membuat lampion dengan bahan kertas dapat Anda lakukan sendiri di rumah. Adapun keterangan bahan serta proses pembuatannya bisa dilihat di bawah ini.

Bahan-bahan Lampion Ramadhan dari Kertas

  • Kertas cover atau kertas manila;
  • Botol plastik bekas;
  • Double tape.

Proses Pembuatan Lampion Ramadhan dari Kertas

  1. Siapkan kertas ukuran 17 x 23 cm, tandai pada titik 1,5 (dari atas) dan 2,5 cm (dari bawah) di kiri kanannya;
  2. Gambar garis menggunakan penggaris, dari satu titik ke titik lain secara horizontal;
  3. Berikan tanda di garis tersebut, per 1 cm;
  4. Pasangkan tanda-tanda dari sisi atas dan bawah memakai penggaris, kemudian potong (jangan sampai kelewatan);
  5. Setelah masing-masing titik sudah dipasangkan dan dipotong, kertas akan tampak bergaris-garis di bagian tengahnya (bolong);
  6. Siapkan botol plastik bekas, potong separuhnya dan ambil bagian bawahnya;
  7. Anda kemudian bisa melipat garis pinggir yang pada awal dibuat, pasang double tape sepanjang bagian luarnya;
  8. Tempelkan itu secara melingkar di botol plastik yang tadi disiapkan;
  9. Tampilan bentuk dasar lampion akan terlihat dalam tahapan tersebut;
  10. Anda bisa menambah keindahan dengan menempelkan kertas warna berbeda, di atas atau bawahnya;
  11. Agar terkesan Islami dan hangat dengan Ramadhan, Anda bisa tambahkan gambar ornamen bulan atau bintang.

Cara Membuat Lampion Ramadhan dari Botol Bekas

Penggunaan botol bekas untuk membuat lampion Ramadhan dapat dicek melalui keterangan berikut.

Bahan-bahan Lampion Ramadhan dari Botol Bekas

  • Botol bekas;
  • Kertas cover atau manila;
  • Lem tembak atau lem bakar.

Proses Pembuatan Lampion Ramadhan dari Botol Bekas

  1. Siapkan kertas, buat lingkaran berdiameter 10 cm menggunakan pencetak apapun;
  2. Buat lingkaran itu sampai 7 buah, kemudian potong;
  3. Bikin juga 7 lingkaran dengan warna lain;
  4. Lipat semua lingkaran itu satu kali, titik sehingga menjadi bentuk setengah lingkaran;
  5. Siapkan kertas berukuran 11 x 22,5 cm;
  6. Berikan garis secara horizontal di bagian atas dan bawah, jarak dari pinggir kertas 0,5 cm;
  7. Tuliskan tanda-tanda titik di garis tersebut, jaraknya 1,5 cm;
  8. Pasangkan titik di bagian atas dan bawah lurus secara vertikal;
  9. Potong botol plastik menjadi dua bagian, ambil ujung bawah dan ujung atasnya;
  10. Rapatkan kedua bagian tersebut hingga menjadi botol yang lebih pendek;
  11. Putari botol plastik itu dengan kertas yang sudah digariskan;
  12. Tempelkan kertas setengah lingkaran di masing-masing garisnya;
  13. Buatlah lingkaran di tengah tutup botol;
  14. Ikat tali di tutup tersebut, kemudian pasang di botol yang sudah dipasangkan kertas;
  15. Anda bisa mewarnai tutup botol dengan kertas warna lain untuk menambah keindahan lampion.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2024 atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Hobi
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Ibnu Azis