Menuju konten utama

Canda Prabowo di HIPMI: Khianati Merah Putih, Aku Cari Kau!

Prabowo mengaku tidak akan segan mencari mereka yang mengkhianati kedaulatan negara dan tidak ragu turun langsung mengejarnya di acara Munas HIPMI.

Canda Prabowo di HIPMI: Khianati Merah Putih, Aku Cari Kau!
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nz

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada para pengusaha muda agar tidak berkhianat kepada bangsa dan negara.

Ia menegaskan akan tetap mengawasi perjalanan Indonesia dan kiprah para pemimpin muda, bahkan jika dirinya kelak sudah meninggal dunia.

"Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah. Kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa, kalau dipanggil Yang Maha Kuasa, aku lihat tetap saya monitor kalian. Kalau kalian kurang ajar malam-malam aku turun nyari kau," ujar Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).

Prabowo menekankan bahwa komitmen terhadap tanah air adalah harga mati bagi setiap pelaku ekonomi. Ia mengaku tidak akan segan mencari mereka yang mengkhianati kedaulatan negara.

"Jangan main-main kau. Kau melanggar, berkhianat kepada Merah Putih, aku turun, aku cari kau ini," tegas Prabowo di hadapan para peserta Munas yang disambut riuh.

Peringatan ini disampaikan Prabowo dalam konteks peluang besar Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia.

Ia memproyeksikan Indonesia dapat menempati posisi keempat sebagai ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045, di mana para anggota HIPMI saat itu akan berada di puncak karier mereka.

"Kalau kita pandai dan kita cerdas 2045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia saudara-saudara, yang muncul nanti nomor satu Tiongkok, nomor dua Amerika Serikat, nomor tiga India, nomor empat Republik Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan agar pengusaha saat ini tidak sekali-kali mencoba untuk melanggar hukum.

Ia menyebut kemajuan teknologi saat ini, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), membuat segala bentuk pelanggaran dalam kontrak maupun dokumen dapat dideteksi dengan sangat cepat.

"Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum, saudara akan kalah. Kenapa? Sekarang ada teknologi, sekarang ada AI, ada kecerdasan. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit. Kontrak setebal ini 5 menit," katanya.

Di akhir arahannya, Prabowo mengajak para pengusaha muda untuk membangun masa depan perekonomian demi kepentingan masyarakat luas.

"Jadi saudara-saudara, mari kita raih masa depan yang baik, kita kuasai, kita kendalikan semua untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat kita," tegasnya.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher