Bom Surabaya: Polisi Tangkap 13 Terduga Teroris, 4 Ditembak Mati

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 14 Mei 2018
Dibaca Normal 1 menit
Polda Jatim enggan mengungkap sasaran para terduga teroris yang ditangkap.
tirto.id - Polda Jawa Timur (Jatim) menangkap 13 terduga teroris dengan rincian empat ditembak mati dan sembilan ditangkap dalam kondisi hidup. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Surabaya, Senin (14/5/2018)

"Hari ini melakukan penindakan yang dilakukan untuk menggagalkan beberapa aksi mereka, [total] ada 13 pelaku 4 kita tangkap meninggal dunia dan sembilan ditangkap hidup," kata Frans, seperti dikutip dari KompasTV, Senin (14/5/2018).

Salah satu terduga teroris ditangkap di Jalan Ahmad Yani, dekat Graha Pena, Surabaya, pada hari ini. Namun, polisi enggan mengungkap sasaran para terduga teroris yang telah ditangkap di Surabaya dan Sidoarjo tersebut.

"Untuk aksi kami tidak ingin menyampaikan ke publik sasaran mana saja, karena ada sesuatu yang jadi pertimbangan pimpinan dan ada UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik bahwa info yang akan kami sampaikan mempengaruhi keamanan dan penyelidikan dalam rangka melawan teror," ujar Frans.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Machfud Arifin menyatakan jumlah korban meninggal dari peristiwa ledakan bom di dua tempat, yaitu Surabaya dan Sidoarjo mencapai 21 orang.

Jumlah tersebut belum termasuk ledakan yang terjadi pagi hari ini sekitar pukul 08.50 WIB di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Surabaya, Jawa Timur.

"Jumlah korban secara menyeluruh hari ini khususnya di Surabaya dan Sidoarjo, sebelum yang tadi pagi, jumlah korban 21 orang, [dengan rincian] 9 orang pelaku dan 12 orang masyarakat," kata Machfud dalam keterangan pers di Surabaya, Senin (14/5/2018).


Sembilan pelaku meninggal terdiri dari enam orang terduga teroris ledakan bom di 3 gereja Surabaya, dan tiga terduga teroris yang meninggal di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo.

Ledakan bom di Sidoarjo terjadi setelah peristiwa ledakan bom di 3 gereja di Surabaya pada Minggu pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan 3 orang tewas termasuk terduga teroris bernama Anton Ferdiantono dan tiga orang terluka. Korban luka kini sudah dibawa ke rumah sakit.

Selanjutnya pagi tadi, teror bom kembali terjadi di Mapolrestabes Surabaya pukul 08.50 WIB. Empat anggota polisi dan enam warga mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Pelaku berjumlah lima orang, satu di antaranya merupakan anak-anak dan mereka mengendarai dua sepeda motor.


Baca juga artikel terkait BOM SURABAYA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Hukum)


Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra