BNPB Berikan Bantuan Masker ke Acara Pernikahan Putri Rizieq Shihab

Oleh: Andrian Pratama Taher - 14 November 2020
Dibaca Normal 1 menit
Haris memperkirakan, akan ada sekitar 10.000 orang yang akan hadir di acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan akad pernikahan putri Rizieq Shihab.
tirto.id - Front Pembela Islam (FPI) mengklaim, telah menerima bantuan masker dan hand sanitizer dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Fasilitas itu diberikan untuk pelaksanaan Maulid Nabi dan akad pernikahan anak Rizieq Shihab hari ini. Salah satu bantuan yang diberikan, 20.000 masker medis dan non-medis

"Bantuan ini sangat sangat amat sangat bermanfaat untuk panitia dan juga umat. Karena memang kesehatan ini milik kita semuanya, milik kemanusiaan" Ketua Panitia Pelaksana Acara Maulid Nabi Haris Ubaidillah di Sekretariat DPP FPI yang ditayangkan Front TV," Sabtu (14/11/2020).

Seluruh bantuan tersebut, kata Haris, dipergunakan untuk acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan akad pernikahan putri Rizieq Shihab pada Sabtu (14/11/2020) malam. Haris memperkirakan, akan ada sekitar 10.000 orang yang akan hadir dalam kegiatan itu. Menurutnya, bantuan tersebut, merupakan suatu bukti bahwa pemerintah memperhatikan protokol kesehatan warganya.

"Mudah-mudahan pelaksanaan Maulid nanti malam bisa berjalan lancar, membawa manfaat dan keberkahan," tuturnya.

Sejak kehadiran kembali Rizieq ke Indonesia, Selasa (9/11/2020), terdapat berbagai kegiatan yang melanggar protokol kesehatan COVID-19. Di antaranya penyambutan kedatangan Rizieq di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta hingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemarin di Megamendung, Bogor.

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudy Sufahriadi mengakui, acara Rizieq Shihab yang dihadiri ribuan warga di Megamendung, Bogor, mengabaikan protokol kesehatan (prokes) COVID-19.

"Secara protokol kesehatan masih banyak sekali, nomor satu kerumunan orang, nomor dua jaga jarak, yang ketiga yang pakai masker masih banyak yang tidak pakai," kata Rudy usai menghadiri acara Hari Ulang Tahun Brimob di Markas Brimob Polda Jawa Barat, Sumedang, Sabtu (14/11/2020).

Maka dari itu, ia mengatakan, bakal menjadikan hal tersebut sebagai salah satu bahan pembahasan dalam evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Barat. "Nanti dalam rapat Gugus Tugas, saya bersama Gubernur, Pangdam, Pak Kajati, ketua DPRD Jabar, sama-sama kita akan bahas dalam rapat Gugus Tugas pekan depan," kata dia.




Baca juga artikel terkait RIZIEQ SHIHAB atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Dieqy Hasbi Widhana
DarkLight