BMKG: Gempa M6,0 di Teluk Tomini Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Reporter: Riyan Setiawan, tirto.id - 4 Agu 2023 20:46 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Gempa bumi dengan magnitude 6,0 dirasakan di daerah Bone Bolango, Gorontalo, Manado, Tomohon, Tondano, Minahasa Utara dan Bolaang Mongondow Selatan.
tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan Magnitude (M) 6,0 di Teluk Tomini Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara (Sulut) pada pukul 18.48 WIB, Jumat (4/8/2023)

"Kejadian dan Parameter gempa bumi hari Jumat 4 Agustus 2023 pukul 18.48.38 WIB wilayah Teluk Tomini, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, peristiwa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Bone Bolango, Gorontalo dengan skala intensitas III- IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Manado, Tomohon, Tondano, Minahasa Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Timur, Kotamobagu, Bitung, Kab. Gorontalo dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Kemudian daerah Luwuk, Kab. Gorontalo Utara, Banggai Kepulauan dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), dan daerah Ampana dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya .

Kemudian ia menjelaskan hingga pukul 19.25 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya tiga aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M4,0.

Atas kejadian tersebut, BMKG mengimbau kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tuturnya.



Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Reja Hidayat

DarkLight