Binomo Ilegal & Iklannya Manipulatif, Jutaan Orang Tak Menyadarinya

Oleh: Andrian Pratama Taher - 21 November 2019
Dibaca Normal 2 menit
Perusahaan investasi trading Binomo yang iklannya sempat viral di media sosial ternyata izin usahanya masih ilegal, bahkan situs Binomo.com sudah diblokir Kominfo.
tirto.id - Binomo merupakan platform yang dibentuk para broker saham. Mereka menawarkan jasa skema trading binary options, berupa analisa naik turun harga dalam rentang waktu tertentu. Di Indonesia, mereka memperluas ekspansinya melalui iklan di Youtube.

Namun situs resmi mereka Binomo.net dan Binomo.com diblokir oleh pemerintah Indonesia.

"Diajukan Bappebti tanggal 17 Mei 2019. Jadi sudah kami lakukan pemblokiran," kata Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ferdinandus Setu saat dihubungi reporter Tirto, Rabu (20/11/2019).

Badan Arbitrase Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), lembaga di bawah Kementerian Perdagangan, mengklaim memblokir 58 domain yang diduga entitas ilegal yang melakukan penawaran Kontrak Berjangka tanpa memiliki izin dari Bappebti yang berpotensi merugikan masyarakat. Termasuk situs Binomo yang beroperasi di Indonesia.

"Entitas-entitas tersebut biasanya menawarkan investasi berkedok Forex dengan menjanjikan keuntungan tetap atau fixed income di luar kewajaran dalam bentuk paket-paket investasi seperti paket silver, gold, platinum dan sebagainya untuk menarik calon korbannya," terang Kepala Bappebti Tjahya Widayanti dalam keterangan tertulis yang diterima reporter Tirto.

Selain itu, ada entitas yang melakukan kegiatan selayaknya pialang berjangka dengan menjadi Introducing Broker (IB) dari pialang luar negeri.

Entitas-entitas yang menawarkan paket-paket investasi berkedok Forex itu, beraktivitas dengan menduplikasi atau mendompleng pialang berjangka yang memiliki izin usaha dari Bappebti. Mereka bahkan tanpa malu-malu mencantumkan legalitas dari Bappebti maupun instansi pemerintah lainnya di situsnya.

Dengan biaya murah dan proses pendaftaran domain yang mudah tanpa memerlukan KTP sebagai persyaratan: entitas-entitas tersebut menjamur di dunia maya.

Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan M Syist menegaskan, Bappebti akan terus memblokir situs-situs tersebut untuk mencegah dan melindungi masyarakat dari pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang perdagangan berjangka.

"Mengingat identitas pemilik situs tersebut umumnya palsu, masyarakat berpotensi tertipu oleh oknum tersebut. Pada bulan Oktober 2019, Bappebti telah memblokir situs dalam kategori ini sebanyak 9 domain, sementara situs dari IB Pialang Luar Negeri sebanyak 49 domain," imbuhnya.


Iklan Binomo Manipulatif

Binomo beriklan di Youtube. Iklan itu dicekoki ke para pengguna probono. Isinya monolog Budi Setiawan yang mengklaim diri sebagai trader profesional Binomo.

“Jutaan orang bahkan tidak menyadari bahwa mereka bisa menghasilkan 1000 USD sehari tanpa meninggalkan rumah. Dan Anda adalah salah satu dari mereka," kata Budi dalam iklan tersebut.

Iklan tersebut dirisak dan diparodikan di sosial media Twitter dan Youtube.

Galang (32) menganggap iklan Binomo sebagai iklan tidak berkualitas. Pria yang tinggal di Yogyakarta ini mengaku sempat melihat iklan Binomo hingga 10 kali.

"Enggak sih, malah seneng [lihat iklan Binomo], hiburan. Cuma kalo liat muka bintang iklannya kesel," ujar Galang kepada reporter Tirto, Kamis (21/11/2019).

Galang sempat menduga iklan Binomo mengeluarkan anggaran besar. Ia juga melihat kalau Binomo menyasar anak SMA, mahasiswa baru, dan buruh kasar yang tidak tahu soal investasi. "Kalau gue jujur enggak tertarik sedikit pun," tuturnya.

Galang enggan menjawab kalau Binomo tengah menipu publik karena belum pernah beraktivitas dengan aplikasi Binomo. Akan tetapi, ia meyakini penipuan sudah pasti muncul jika ada ketidakjelasan dalam penyampaian skema bisnis.

"Kalau menurut gue, semua dengan embel-embel investasi, dengan alur yang enggak jelas, terus keuntungan enggak masuk akal, fix nipu," kata Galang.

"Mungkin bukan ke Binomo-nya yang penipu, tapi iklannya nipu," tutur Galang.

Galang mengapresiasi langkah pemerintah memblokir situs perusahaan Binomo (Binomo.com) untuk mengantisipasi pengunjung situs tertipu dan menderita kerugian.

"Gue liatnya itu tindakan preventif dari pemerintah. Soalnya iklannya jelas menargetkan ke orang-orang yang awam tentang hal itu, potensi kerugiannya gede banget," jelas Galang.

Sedangkan Wira Sontana (30) mengaku, langkah pemerintah memblokir Binomo sudah tepat. Pria yang juga sempat main bisnis trading ini mengaku konten iklan Binomo tidak sepenuhnya akurat.

"Soalnya dia enggak mengatakan risikonya, terus pada endingnya dia bilang Binomo lebih aman daripada menjalankan bisnis sendiri. Itu misleading banget," kata Wira kepada reporter Tirto, Kamis (21/11/2019).


Wira tidak ingin menyebut kalau Binomo melakukan penipuan. Sepengetahuan Wira, iklan Binomo tidak sepenuhnya salah. Ia paham kalau trading bisa memperoleh hingga 1.000 dolar AS, tetapi harus dengan modal sekitar Rp5 miliar.

Ia mengaku, dirinya sering melihat iklan Binomo. Setidaknya 1 dari 5 iklan yang dilihat di media sosial adalah iklan Binomo. Ia mengaku biasa saja dengan iklan Binomo.

"Enggak emosi juga, paling reaksi gue: 'yaelah iklan ini lagi'," kata Wira.

Pria yang kini karyawan swasta itu justru tertarik dengan cara viral iklan Binomo. Ia penasaran uang yang dikeluarkan Binomo untuk beriklan di media sosial. Namun, ia menduga iklan Binomo viral akibat janji yang ditawarkan kepada publik.

"Gue tau dia mau buat as down-to-earth as possible, tapi lu sanggup beli rumah Rp2,5 miliar, terus ditemani dua cewek asing, masa enggak sanggup ke barber mahal dikit," kata pria yang tinggal di daerah Jakarta Timur itu.

Klarifikasi Binomo

Reporter Tirto berusaha menghubungi pihak Binomo via surat elektronik sejak Rabu (20/11/2019) melalui: support@binomo.com. Pihak Binomo menyatakan akan merespons dalam waktu dekat.

"Pesan Anda telah diterima. Tim support Bahasa Indonesia akan membalas dalam waktu dekat," tulis pesan tersebut.

Tim Tirto juga sudah berupaya untuk mengontak melalui Help Desk di situs https://binomo.org/id. Namun jawaban dari pihak Binomo tidak cukup menjelaskan mengenai penutupan situs perusahaan tersebut. Bahkan, Tirto disarankan untuk mencari informasi di situs Binomo.net, padahal situs itu sudah diblokir oleh pemerintah Indonesia.

"Untuk lebih lengkapnya bisa Anda temukan informasi di https://binomo.net/id/information/contact Binomo adalah platform trading pilihan biner. Singkatnya, Anda harus membuat perkiraan yang benar tentang harga aset (apakah harga akan naik atau turun). Perusahaan ini didirikan pada tahun 2014. Binomo adalah broker bersertifikat yang stabil (FMRRC), dan juga anggota Financial Commission. Anda dapat melihat sertifikat di sini: https://financialcommission.org/binomo/," tulis Imanuela, petugas Helps Desk Support dari Binomo.



Baca juga artikel terkait BINOMO atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
DarkLight