Berita Merapi Hari Ini 16 Februari 2021: Terjadi 25 Kali Gempa

Oleh: Alexander Haryanto - 16 Februari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Situasi Gunung Merapi pada hari ini adalah terjadi 25 kali gempa guguran.
tirto.id - Aktivitas Gunung Merapi pada hari ini Selasa, 16 Februari 2021 dari periode pukul 06.00 sampai pukul 12.00 WIB, terjadi 25 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-24 mm dan lama gempa 15-93 detik.

Berdasarkan pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur dan barat.

Sementara pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB hari ini, Gunung Merapi mengeluarkan 12 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1,5 kilometer (km) ke arah barat daya.

"Teramati 12 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta.

elama periode pengamatan itu, Merapi juga mengalami 38 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-24 mm selama 12.8-96.8 detik, serta satu kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3 mm selama 9 detik.

Aktivitas Gunung Merapi

Periode pengamatan 16 Februari 2021 pukul 00.00-06.00 WIB

Gunung Api Merapi terletak di Kab\Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur dan barat.

Klimatologi

Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur dan barat. Suhu udara sekitar 20-28°C. Kelembaban 67-87%. Tekanan udara 567-705 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

25 kali gempa Guguran dengan amplitudo 4-24 mm dan lama gempa 15-93 detik.

2 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 5-13 mm, S-P 0.4-0.7 detik dan lama gempa 8-12 detik.

Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait STATUS GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight