Menuju konten utama

Berita Gunung Merapi Terkini 14 Februari: Ada 5 Guguran Lava Pijar

BPPTKG menegaskana bahwa hingga saat ini status Gunung Merapi masih tetap berada pada level III atau siaga.

Berita Gunung Merapi Terkini 14 Februari: Ada 5 Guguran Lava Pijar
Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (5/2/2022).ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/rwa.

tirto.id - Aktivitas Gunung Merapi pada Senin (14/2/2022) masih cukup tinggi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan pada periode pengamatan Senin (14/2/2022) pukul 00:00-06:00 WIB teramati adanya asap kawah bertekanan lemah berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75-100 meter di atas puncak kawah.

Selain itu, masih pada periode pengamatan yang sama juga teramati adanya guguran lava pijar 5 kali dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter ke barat daya.

Meski begitu, BPPTKG menegaskana bahwa hingga saat ini status Gunung Merapi masih tetap berada pada level III atau siaga. Berikut aktivitas terkini Gunung Merapi menurut BPPTKG.

Aktivitas Terkini Gunung Merapi Menurut BPPTKG

Periode pengamatan

14-02-2022 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),

Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,

Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 16-22 °C, kelembaban udara 74-99 %, dan tekanan udara 567-718 mmHg.

Visual

● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75-100 meter di atas puncak kawah.

● Teramati guguran lava pijar 5 kali dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter ke barat daya.

Kegempaan

■ Guguran

(Jumlah : 24, Amplitudo : 4-17 mm, Durasi : 34-145 detik)

■ Hembusan

(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, Durasi : 16.1 detik)

Tingkat aktivitas

Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI HARI INI atau tulisan lainnya dari Nur Hidayah Perwitasari

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Iswara N Raditya