Menuju konten utama
Piala Dunia 2026

Belgia Geram Usai Hukuman Pemain AS Balogun Ditangguhkan FIFA

Belgia geram dengan keputusan kontoversial FIFA yang menangguhkan hukuman skorsing kartu merah terhadap penyerang Timnas AS, Folarin Balogun. 

Belgia Geram Usai Hukuman Pemain AS Balogun Ditangguhkan FIFA
Folarin Balogun dari Amerika Serikat merayakan setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan persahabatan internasional antara Amerika Serikat dan Senegal di Stadion Bank of America di Charlotte, Carolina Utara. (Photo by JAMIE SQUIRE / Getty Images via AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) merilis pernyataan resmi selepas FIFA menangguhkan hukuman skorsing kartu merah kepada pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Hal ini membuat sang pemain dapat diturunkan dalam pertandingan Amerika Serikat vs Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium, pada Selasa pagi (7/7/2026) jam 07.00 WIB.

“Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) terkejut dengan keputusan FIFA yang menyatakan pemain Amerika Serikat yang dalam hukuman, Folarin Balogun, memenuhi syarat untuk dimainkan dalam pertandingan AS-Belgia,” jelas RBFA.

FIFA mengambil keputusan kontroversial tersebut berlandaskan Pasal 27 Peraturan Disiplin, yang memungkinkan komite disiplin untuk menangguhkan hukuman yang sudah dijatuhkan kepada pemain.

Sementara itu Pasal 66,4 Peraturan Disiplin, dengan jelas menyebut bahwa kartu merah pemain akan otomatis mengakibatkan skorsing pada pertandingan berikutnya. RBFA menyebut hal itu berlaku kepada semua isu kartu merah di Piala Dunia kali ini.

Tak hanya itu, RBFA menyinggung bahwa keputusan kontroversial FIFA kali ini juga bertentangan dengan Regulasi Piala Dunia FIFA 2026, yang tertera dalam pasal 10,5.

Regulasi tersebut mengatakan: “Jika pemain atau ofisial tim dkeluarkan dari lapangan karena kartu merah langsung atau tidak langsung (kartu kuning kedua), maka mereka secara otomatis dilarang bertanding dalam pertandingan berikutnya. Selain itu, sanksi tambahan dapat dijatuhkan.”

Uniknya, keputusan kontroversial FIFA kali ini juga keluar selepas pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang menyebut ada mekanisme banding terkait hukukan skorsing kartu merah yang menimpa Balogun.

Di sisi lain, jurnalis sepak bola Fabrizio Romano menyebut bahwa pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, menunjukkan kegeramannya terkait keputusan kontroversal FIFA kali ini.

“Saya tak mengerti bahwa Piala Dunia pada 5 Juli sebenarnya adalah 1 April. Ini adalah April Mop,” jelas Garcia yang dikutip oleh Romano.

“Kami tidak sedang mempertahankan tim nasional atau federasi, kami mempertahankan sepak bola,” imbuh Garcia.

Folarin Balogun diganjar kartu merah oleh wasit pada pertandingan babak 32 besar antara Amerika Serikat vs Bosnia Herzegovina, yang berujung kemenangan tuan rumah 2-0.

Sejatinya Balogun bermain cukup bagus di laga ini. Penyerang milik klub AS Monaco tersebut turut menyumbang gol pada akhir babak pertama.

Akan tetapi pada menit 64 Balogun kena kartu merah usai melanggar bek Bosnia, Tarik Muharemovic. Ketika itu wasit memutuskan hukuman setelah dilakukan review VAR.

Bagi Timnas Amerika Serikat keberadaan Balogun di atas lapangan terbilang vital. Di Piala Dunia 2026 ini ia sudah menyumbang total 3 gol bagi timnya.

Balogun membukukan brace saat kontra Paraguay di laga pembuka fase grup. Ditambah 1 gol di babak knockout.

Balogun sempat diistirahatkan pelatih pada pertandingan terakhir fase grup yang sudah tidak berpengaruh, yang membuktikan pemain ini jadi salah satu kunci di Timnas Amerika Serikat.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Oryza Aditama

tirto.id - Olahraga
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Iswara N Raditya