Menuju konten utama

Bapanas Ungkap Biang Kerok Harga Bawang Putih Naik di Pasaran

Kenaikan harga di pasaran terjadi lantaran bawang putih asal China menyentuh 1.300 dolar AS per tonnya.

Bapanas Ungkap Biang Kerok Harga Bawang Putih Naik di Pasaran
Pekerja menyortir bawang putih jenis Lengkong di tempat pengepul bawang di Desa Dangkel, Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (26/3/2022). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.

tirto.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) membeberkan penyebab harga bawang putih di pasar-pasar tradisional mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bahkan, harga bawang putih dibanderol di atas Rp30.000 per kilogram.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo menuturkan, kenaikan terjadi lantaran harga bawang putih asal China menyentuh 1.300 dolar AS per tonnya. Namun, belakangan mengalami penurunan harga di 1.200 dolar AS per tonnya. Lalu, pada sebelumnya juga harga bawang putih di China sendiri turun menjadi 1.000 dolar AS per ton.

“Sehingga impor yang dilakukan, kemudian dengan currency rate yang mendekati Rp15.000 sehingga angka sampai di Indonesia, sampai ke pedagang itu bisa sampai di atas Rp30.000,” jelas Arief di dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/6/2023).

Dia menuturkan harga bawang putih senilai 1.000 dolar AS- 3.000 dolar AS per ton, sudah setara dengan Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogram. Sebab itu, nantinya harga bawang putih ketika sudah sampai ke konsumen mencapai Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 4,00 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada Mei 2023. Salah satu penyumbang inflasi bulan lalu adalah kenaikan harga bawang putih dan merah pada kelompok komponen harga bergejolak.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini mengungkapkan, harga kedua komoditas itu naik karena pasokan di pasar tradisional menipis. Sementara jumlah produksinya juga masih sedikit.

"Produksi belum banyak, jadi suplai dari produsen membuat kebutuhan belum mencukupi," kata dia dalam konferensi pers, Senin (5/6/2023).

Dia mengungkapkan, pasokan di pasar saat ini belum seperti pada panen raya. Sementara untuk bawang putih kenaikan harga ini terjadi karena pasokan dari impor belum sepenuhnya masuk ke Indonesia.

"Pasokan di pasar terbatas, ini mengakibatkan harga lebih mahal," ujarnya.

Baca juga artikel terkait HARGA BAWANG PUTIH NAIK atau tulisan lainnya dari Hanif Reyhan Ghifari

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Hanif Reyhan Ghifari
Penulis: Hanif Reyhan Ghifari
Editor: Intan Umbari Prihatin