Menuju konten utama

Bagaimana Cara Membersihkan Paru-Paru Perokok?

Bagaimana cara membersihkan paru-paru dari seorang perokok aktif? 

Bagaimana Cara Membersihkan Paru-Paru Perokok?
Ilustrasi perokok. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Sebagian perokok menyadari jika kebiasaannya itu bisa menimbulkan risiko yang fatal bagi kesehatan.

Penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan kardiovaskular lainnya menjadi masalah yang kerap dihadapi perokok. Belum lagi paru-paru yang menghitam setelah sekian lama terpapar asap rokok, akan menurun fungsinya.

Oleh sebab itu, di antara perokok memutuskan untuk berhenti. Mereka ingin memiliki kebiasaan baru yang lebih sehat, termasuk tidak menempatkan orang-orang di sekitar mereka menjadi perokok pasif.

Lantas, masih mungkinkah paru-paru dari mantan perokok dibersihkan kembali dari kotoran racun rokok yang telah lama menempel?

Mengutip Healthline, paru-paru seperti halnya organ tubuh lain yang memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri. Namun, hal itu memerlukan proses waktu yang tidak sebentar.

Begitu seseorang berhenti merokok, paru-parunya memulai aktivitas regenerasi sel secara perlahan. Kecepatan penyembuhannya dipengaruhi jangka waktu merokok dan banyak-sedikitnya kerusakan yang ditimbulkan.

Jenis kerusakan paru-paru akibat rokok

Pada perokok, ada dua jenis kerusakan permanen yang salah satunya dapat dialami pada paru-parunya. Kerusakan tersebut adalah:

1. Emfisema

Emfisema membuat kantung udara kecil pada paru-paru (alveoli) mengalami kehancuran. Hal itu mengurangi luas permukaan paru-paru. Akibatnya yaitu paru-paru mengalami kendala dalam pertukaran oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh.

2. Bronkitis kronis

Bronkitis kronis menyebabkan saluran udara yang menuju ke alveoli mengalami peradangan. Peradangan tersebut membuat oksigen susah diantar menuju alveoli.

Di sisi lain, dua jenis kerusakan di paru-paru ini bisa terjadi bersamaan dalam satu waktu. Jika kondisinya demikian, maka seseorang telah terkena penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)

Cara membersihkan paru-paru

Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Peluang untuk mendapatkan kembali paru-paru yang sehat masih dapat diupayakan.

Meski demikian, seseorang mungkin tetap perlu berkonsultasi ke dokter tentang kemungkinan adanya efek jangka panjang dari kebiasaan merokok sebelumnya.

Cara terbaik bagi seseorang untuk membersihkan paru-parunya adalah memastikan tidak terpapar racun berbahaya seperti asap rokok atau polusi udara. Menurut WebMD, cara lain yang dapat dijalankan adalah;

1. Hindari menggunakan vape sebagai pelarian dari rokok tembakau. Berhenti merokok dengan menghisap vape juga sama berisiko bagi paru-paru. Sebuah studi mengungkap bahwa vaping membuat paru-paru kurang mampu membersihkan lendir pemicu infeksi.

2. Tidak mengandalkan terapi uap untuk detoks paru-paru. Uap mungkin membantu mengatasi lendir dari saluran udara atas, termasuk hidung dan tenggorokan. Hanya saja, hal itu tidak lantas turut memengaruhi peningkatan kinerja paru-paru.

3. Hindari infeksi yang menyerang paru-paru. Sebisa mungkin paru-paru harus dijauhkan dari penyakit infeksi seperti pneumonia atau flu untuk memulihkan kondisinya setelah lama terpapar asap rokok.

4. Jauhi polusi di dalam dan luar ruangan. Polusi udara tidak baik bagi paru-paru. Polutannya bahkan mungkin bisa menjadi penyebab hadirnya penyakit lain seperti kanker.

5. Konsumsi makanan dan minuman yang kaya antiksidan. Antioksidan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Makanan kaya antioksidan ditemukan dengan mudah pada buah-buahan dan sayuran.

6. Lakukan olahraga secara rutin. Olahraga membantu paru-paru bekerja lebih baik. Di samping itu, olahraga juga turut otot dan jantung bekerja lebih efisien. Paru-paru menjadi bekerja lebih ringan dan proses bernapas dapat dilakukan lebih mudah.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yandri Daniel Damaledo