Bacaan Surat Al-Ala Lengkap: Latin, Arab, Terjemahan, & Tafsirnya

Penulis: Abdul Hadi - 2 Des 2021 14:30 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Surah Al-A'la membahas tentang perintah untuk bertasbih dengan menyebut nama Allah SWT, serta jalan sukses hidup di dunia dan akhirat dalam pandangan Islam.
tirto.id - Surah Al-A'la merupakan surah ke-87 dalam susunan mushaf Al-Quran. Surah ini membahas tentang perintah untuk bertasbih menyebut nama-Nya, serta jalan sukses hidup di dunia dan akhirat dalam pandangan Islam.

Surah Al-A'la tergolong surah makiyah atau surah yang diturunkan di Makkah. Ia mengandung 19 ayat, 72 kata, dan 296 huruf. Penamaan Al-A'la diambil dari kata 'Al-A'la' yang terdapat di ayat pertama yang berarti "Yang paling tinggi".

Sebab turun atau asbabun nuzul surah Al-A'la berkaitan dengan hadis dari Abdullah bin Abbas yang menyatakan bahwa setiap kali Nabi Muhammad menerima wahyu, beliau SAW selalu membaca wahyu itu berulang-ulang karena khawatir akan terlupakan.

Berdasarkan hal itu, Allah SWT menurunkan surah Al-A'la ayat ke-6 yang berarti: "Kami akan membacakan (Al-Qur’an) kepadamu (Muhammad) sehingga engkau tidak akan lupa,” (QS. Al-A'la [87]: 6).

Keutamaan Surah Al-A'la


Surah Al-A'la memiliki keutamaan besar karena merupakan surah favorit Rasulullah SAW, sebagaimana ditulis Sayyid Quthb dalam Kitab Tafsir fi Zhilalil Quran (2000). Surah ini mengandung urusan besar bagi kemanusiaan dan akidah Islam.

Ali bin Abi Thalib menyatakan dalam riwayat Ahmad, ia berkata: "Rasulullah SAW menyukai surah 'Sabbihisma robbikal a'la' [surah Al-A'la]," (H.R. Ahmad).

Keutamaan lain surah Al-A'la bagi pembacanya adalah pahala yang lebih baik daripada seribu ayat. Hal ini tergambar dalam hadis yang diriwayatkan Irbadh bin Sariyah, ia berkata:

"Nabi Muhammad SAW membaca surah-surah Al-Musabbihat [termasuk di dalamnya surah Al-A'la] sebelum tidur dan bersabda 'Sesungguhnya di dalamnya terdapat ayat yang lebih baik dari seribu ayat',” (H.R. Tirmidzi).

Selain itu, surah Al-A'la kerap dibaca Nabi Muhammad SAW di salat-salat agung, mulai dari salat Jumat hingga salat Hari Raya Idulfitri dan Iduladha.


Kandungan Surah Al-A'la


Kandungan surah Al-A'la berisi perintah menyucikan Allah SWT dari segala kemampuan-Nya yang didustakan orang kafir, mulai dari ketidakmampuan membangkitkan manusia setelah kematiannya, firman Allah yang dianggap salah, dan sebagainya.

Surah Al-A'la mengandung konsep keimanan yang kuat, mulai dari mentauhidkan Allah SWT, menetapkan keagungan wahyu ilahi, dan balasan surga-neraka di akhirat kelak. Semua hal ini merupakan unsur-unsur akidah dalam Islam.

Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah (2005) menuliskan bahwa surah Al-A'la dimulai dengan perintah mengagungkan Allah SWT dan diakhiri dengan penjelasan mengenai kebahagiaan bagi orang-orang yang mengagungkan-Nya.

Selain itu, Allah SWT juga mengecam orang-orang yang mengabaikan perintah dan peringatan-Nya dengan ganjaran neraka di akhirat kelak.

Bacaan Surah Al-A'la: Arab, Latin, dan Terjemahannya


Berikut ini bacaan surah Al-A'la dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahannya.

1. سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْاَعْلَىۙ

Bacaan latinnya: "Sabbiḥisma rabbikal-a'lā"

Artinya: "Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi"

2. الَّذِيْ خَلَقَ فَسَوّٰىۖ

Bacaan latinnya: "Allażī khalaqa fa sawwā"

Artinya: "Yang menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya)"

3. وَالَّذِيْ قَدَّرَ فَهَدٰىۖ

Bacaan latinnya: "Wallażī qaddara fa hadā"

Artinya: "Yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk"

4. وَالَّذِيْٓ اَخْرَجَ الْمَرْعٰىۖ

Bacaan latinnya: "Wallażī akhrajal-mar'ā"

Artinya: "Dan Yang menumbuhkan rerumputan"

5. فَجَعَلَهٗ غُثَاۤءً اَحْوٰىۖ

Bacaan latinnya: "Fa ja'alahụ guṡā`an aḥwā"

Artinya: "Lalu dijadikan-Nya (rumput-rumput) itu kering kehitam-hitaman"

6. سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنْسٰىٓ ۖ

Bacaan latinnya: "Sanuqri`uka fa lā tansā"

Artinya: "Kami akan membacakan (Al-Quran) kepadamu (Muhammad) sehingga engkau tidak akan lupa"

7. اِلَّا مَا شَاۤءَ اللّٰهُ ۗاِنَّهٗ يَعْلَمُ الْجَهْرَ وَمَا يَخْفٰىۗ

Bacaan latinnya: "Illā mā syā`allāh, innahụ ya'lamul-jahra wa mā yakhfā"

Artinya: "Kecuali jika Allah menghendaki. Sungguh, Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi"

8. وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرٰىۖ

Bacaan latinnya: "Wa nuyassiruka lil-yusrā"

Artinya: "Dan Kami akan memudahkan bagimu ke jalan kemudahan (mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat)"

9. فَذَكِّرْ اِنْ نَّفَعَتِ الذِّكْرٰىۗ

Bacaan latinnya: "Fa żakkir in nafa'atiż-żikrā"

Artinya: "Oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat"

10. سَيَذَّكَّرُ مَنْ يَّخْشٰىۙ

Bacaan latinnya: "Sayażżakkaru may yakhsyā"

Artinya: "Orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran"

11. وَيَتَجَنَّبُهَا الْاَشْقَىۙ

Bacaan latinnya: "Wa yatajannabuhal-asyqā"

Artinya: "Dan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya"

12. الَّذِيْ يَصْلَى النَّارَ الْكُبْرٰىۚ

Bacaan latinnya: "Allażī yaṣlan-nāral-kubrā"

Artinya: "(Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka)"

13. ثُمَّ لَا يَمُوْتُ فِيْهَا وَلَا يَحْيٰىۗ

Bacaan latinnya: "Tsumma lā yamụtu fīhā wa lā yaḥyā"

Artinya: "Selanjutnya dia di sana tidak mati dan tidak (pula) hidup"

14. قَدْ اَفْلَحَ مَنْ تَزَكّٰىۙ

Bacaan latinnya: "Qad aflaḥa man tazakkā"

Artinya: "Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman)"

15. وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهٖ فَصَلّٰىۗ

Bacaan latinnya: "Wa żakarasma rabbihī fa ṣallā"

Artinya: "Dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat"

16. بَلْ تُؤْثِرُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۖ

Bacaan latinnya: "Bal tu`ṡirụnal-ḥayātad-dun-yā"

Artinya: "Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia"

17. وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰىۗ

Bacaan latinnya: "Wal-ākhiratu khairuw wa abqā"

Artinya: "Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal"

18. اِنَّ هٰذَا لَفِى الصُّحُفِ الْاُوْلٰىۙ

Bacaan latinnya: "Inna hāżā lafiṣ-ṣuḥufil-ụlā"

Artinya: "Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu"

19. صُحُفِ اِبْرٰهِيْمَ وَمُوْسٰى

Bacaan latinnya: "Shuḥufi ibrāhīma wa mụsā"

Artinya: "(Yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa"


Baca juga artikel terkait SURAH AL-ALA atau tulisan menarik lainnya Abdul Hadi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Abdul Hadi
Editor: Addi M Idhom

DarkLight