Wan Ulfa Nur Zuhra

Indeks Tulisan

Bisnis
Selasa, 18 Des 2018

Cara Licin Produsen Bolt, Cucu Usaha Grup Lippo, Menghindari Pailit

Siasat Internux, anak usaha First Media, mencicil bayar utang lebih dari Rp4 triliun hingga 30 tahun mendatang. 

Politik
Kamis, 6 Des 2018

Saat Media Siluman Menulis Peringatan 1 Desember Papua

Empat dari 18 media siluman temuan Tirto dan Tabloid Jubi menulis perayaan 1 Desember Papua. Seperti apa sudut pandangnya?
Politik
Rabu, 5 Des 2018

Media Siluman di Papua: Propaganda, Hoaks, hingga Narasumber Fiktif

Kolaborasi Tirto & Tabloid Jubi: Setidaknya ada 18 media siluman penyebar "berita" soal Papua yang kredibilitasnya diragukan.
Pendidikan
Kamis, 29 Nov 2018

Jual Beli Esai di Inggris: Masif, Terbuka, dan Sulit Dideteksi

Praktik jual beli esai marak di kampus-kampus Inggris. Berbeda dari Indonesia, mereka lebih profesional dan blak-blakan.
Sosial Budaya
Selasa, 13 Nov 2018

Sepertiga Kelurahan di DKI Jakarta Rawan Banjir

200 lingkungan RW di 55 kelurahan di Jakarta pernah terendam banjir selama enam bulan pertama tahun 2018.
Hukum
Kamis, 1 Nov 2018

Usai Lion Air PK-LQP Jatuh, Penerbangan Lion Masih Sering Delay

Dalam 3 hari sejak kecelakaan fatal, pesawat-pesawat baru milik Lion Air terbang sebanyak 121 kali; lebih dari setengahnya ngaret.
Teknologi
Selasa, 30 Okt 2018

Lion Air Jatuh: Usia Baru Pesawat Belum Tentu Menjamin Keamanan

Sepanjang 2004 sampai 2009, beberapa pesawat tua di atas 10 tahun milik Lion mengalami kecelakaan.
Hukum
Kamis, 25 Okt 2018

Politisi dan Penguasa Ada di Balik Pembunuhan Para Jurnalis

Hampir tiga dekade seribuan jurnalis tewas dan ratusan di antaranya mati dibunuh, termasuk Khashoggi.
Hukum
Selasa, 18 Sept 2018

The First Travel's Money Laundering Case: A Restaurant in London

Tirto found several oddities of Nusa Dua Restaurant in London which was invested by First Travel's owner and worth Rp12 billion.
Hukum
Selasa, 18 Sept 2018

The "Disappearance" of First Travel's 663 Billion Rupiah

Andika's personal account from Umrah pilgrimage funds only left Rp229,000. But, there are Rp663 billion that "disappeared".