Indeks Tulisan

Solskjaer Memang Layak Jadi Pelatih Tetap Manchester United
Pengaruh yang diberikan Solskjaer terhadap United tidak hanya terjadi di atas lapangan, dan itu adalah salah satu kunci dari penampilan apik Setan Merah.

Berkaca dari U-19, Kesuksesan Timnas U-22 Bukan untuk Dikomersilkan
Timnas U-22 tidak punya banyak waktu untuk merayakan Kemenangan. Setelah sukses di Piala AFF U-22, mereka harus bersiap untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Man United vs Crystal Palace: Bisa Apa Solskjaer Tanpa Pemain Inti?
Pressing dan serangan direct bisa menjadi kunci dari penampilan Manchester United saat menghadapi Crystal Palace.

Preview Madrid vs Barcelona: Lionel Messi Memang Pemain Underrated
Di jajaran top Liga Eropa musim ini, Lionel Messi adalah satu-satunya pemain yang paling berpengaruh terhadap penampilan timnya.

Mengapa Kepa Arrizabalaga Merusak Hitung-Hitungan Matang Sarri?
Maurizio Sarri berhasil menerapkan taktik yang tepat untuk menghadapi City. Sayangnya, itu berantakan karena ulah pemainnya sendiri: Kepa Arrizabalaga.

MU vs Liverpool: Ketika The Reds Mulai Tidak Meyakinkan
Semakin dekat dengan garis finis Premier League musim ini, rasa percaya diri Liverpool justru semakin tergerus.

Apakah Eden Hazard Bisa Menjadi Penyelamat Karier Maurizio Sarri?
Maurizio Sarri tidak kenal dengan Plan B. Pun ketika akan bertanding dengan tim besar macam Manchester City di pertandingan final Carabao Cup Minggu (24/2/19) nanti.

Preview MU-Liverpool: Yang Mesti Dilakukan Solskjaer
Duel panas antara Manchester United dan Liverpool akan terjadi di Old Trafford akhir pekan nanti. Sebagai tuan rumah, United tentu tidak ingin kejadian di Anfield pada 16 Desember 2018 kembali terulang.

Mengapa City Jadi Kandidat Kuat Menangi Liga Champions Musim Ini?
Saat melawan Schalke 04, City harus bermain dengan 10 orang pemain setelah Nicolas Otamendi mendapatkan dua kartu kuning. Tetapi, mereka justru berhasil membalikkan keadaan.
Biang Kerok Kekalahan Juventus Atas Atletico: Konservatisme Allegri
Target Juventus untuk meraih gelar Liga Champions musim ini bisa menguap ke udara. Sang pelatih, Massimiliano Allegri, patut disalahkan.
Masuk tirto.id






