Rahma Dwi Safitri

Indeks Tulisan

Sosial Budaya
Kamis, 30 Apr

KPAI Sebut Perizinan Daycare Masih Membingungkan

KPAI menyebut izin pendirian daycare masih membingungkan dan belum ada pakem dari pemerintah. Hal ini perlu menjadi PR bersama.
Sosial Budaya
Kamis, 30 Apr

Pemerintah Akan Bentuk Gugus Tugas Benahi Tata Kelola Daycare

Pembentukan gugus tugas ini bertujuan sebagai upaya perbaikan baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Politik
Kamis, 30 Apr

Kemlu: Iran Beri Respons Positif Terkait Kapal di Selat Hormuz

Namun, implementasi respons positif tersebut belum sepenuhnya berjalan karena faktor teknis di lapangan.
Politik
Kamis, 30 Apr

Respons Kemlu RI soal Pergeseran Yellow Line di Gaza oleh Israel

Kemlu RI menilai tindakan Israel tidak sejalan dengan prinsip yang disepakati dalam forum internasional.
Sosial Budaya
Kamis, 30 Apr

Kemlu Pastikan 4 WNI yang Disandera di Somalia Kondisinya Baik

Kemlu memastikan empat WNI yang disandera oleh perompak di Somalia, dalam kondisi baik. Pemerintah berupaya menangani kasus ini.
Sosial Budaya
Kamis, 30 Apr

Tiga WNI Ditangkap di Makkah, Diduga Terlibat Penipuan Haji

Ketiga orang yang diduga WNI itu, terlibat dalam praktik penipuan dan penggelapan layanan haji.
Sosial Budaya
Kamis, 30 Apr

Layanan TJ Rawa Buaya Sempat Terganggu Imbas Pikap Tabrak Halte

Pikap tersebut tampak mengalami rem blong, lantas memotong jalan dan menabrak pembatas busway hingga halte Transjakarta Rawa Buaya.
Sosial Budaya
Selasa, 28 Apr

Karyawan Kompas TV yang Hilang di Insiden KRL Bekasi Meninggal

Keluarga besar Kompas TV berduka. Nur Ainia Eka Rahmadyna, karyawan yang sempat hilang kontak usai kecelakaan KRL di Bekasi Timur, dikonfirmasi meninggal.
Sosial Budaya
Selasa, 28 Apr

Karyawan Kompas TV Dilaporkan Hilang usai Kecelakaan KA Bekasi

Ainia disebut belum berhasil dihubungi oleh keluarganya dan namanya belum terdata di sejumlah rumah sakit sekitar lokasi kejadian usai kejadian kecelakaan.
Sosial Budaya
Selasa, 28 Apr

3 Pramugari KAI Dirawat RS Primaya Imbas Kecelakaan KA di Bekasi

Pihak Primaya menyatakan ketiga orang pramugari KAI itu datang dengan didampingi rekan kerja sebab berasal dari luar daerah.