Petrik Matanasi

Indeks Tulisan

Humaniora
Rabu, 29 Juli 2020

Julius Tahija: Mantan Bos Bank Niaga, Tak Setia kepada Ratu Belanda

Saat masuk TNI, Julius Tahija dianggap oportunis dan berkhianat kepada Ratu Belanda oleh para serdadu KNIL.
Sosial Budaya
Senin, 27 Juli 2020

Kodam Mulawarman: Perbedaan Tajam Dua Pangdam dan Penangkapan PKI

Ketika dipimpin Soemitro, Kodam Mulawarman menangkapi anggota PKI dan membolehkan kembali stafnya bermain golf dan dansa-dansi.
Politik
Sabtu, 25 Juli 2020

Majelis Ulama Indonesia: Cara daripada Soeharto Mengatur Islam

MUI berdiri di zaman Orde Baru. Karena tidak bisa independen di zaman Soeharto, Hamka mundur jadi ketuanya.
Politik
Jumat, 24 Juli 2020

Sejarah Konferensi Malino: Upaya van Mook Memecah Belah Indonesia

Setelah wilayah di luar Jawa diserahkan Sekutu kepada Belanda, Letnan Gubernur Jenderal van Mook segera menggelar Konferensi Malino.  
Sosial Budaya
Kamis, 23 Juli 2020

KRI Irian: Uni Soviet, Operasi Trikora, dan Dihilangkan Orde Baru

KRI Irian dibawa dari Uni Soviet ketika Indonesia menghadapi Belanda dalam perebutan Irian Barat.
Politik
Rabu, 22 Juli 2020

Sejarah KNPI: Lahir Karena Obsesi Ali Moertopo pada Wadah Tunggal

KNPI dijadikan wadah tunggal organisasi pemuda di zaman Orde Baru. Kelahirannya dibidani Ali Moertopo.
Sosial Budaya
Rabu, 22 Juli 2020

KRI Hang Tuah: Kapal Bekas Perang Dunia II yang Dibom Permesta

Setelah terlibat dalam operasi penumpasan pemberontakan Andi Azis dan RMS, KRI Hang Tuah dibom pesawat Permesta hingga terbakar dan tenggelam.
Humaniora
Selasa, 21 Juli 2020

Orang Inggris Jadi "Sultan": Sejarah Dinasti Raja Putih di Sarawak

Bermodal kapal Royalist yang dibeli dari uang warisan ayahnya, James Brooke menjadi awal kekuatan penting dinasti Brooke di Sarawak.
Sosial Budaya
Selasa, 21 Juli 2020

Kodam Brawijaya: Dari Kemelut Madiun 1948 hingga Operasi Trisula

Seperti Kodam Diponegoro, para perwira awal di Kodam Brawijaya banyak berasal dari PETA. 
Musik
Minggu, 19 Juli 2020

Mochtar Embut Menggairahkan Pemilu Lewat Lagu

Mochtar Embut adalah pencipta "Mars Pemilu" yang dipakai sejak Pemilu 1971. Produktif berkarya dalam rentang usia yang cukup pendek.