Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

Dinasti Mauli di Panggung Sejarah Pulau Emas
Saat Wangsa Sailendra memasuki senjakala, Dinasti Mauli tampil mewarnai kehidupan politik di panggung sejarah Pulau Sumatra hingga abad ke-15.

Suksesi di Majapahit dan Sisi Lain Hayam Wuruk sebagai Seniman
Berkuasa di masa damai, Hayam Wuruk dibimbing Tribhuwana Tunggadewi tak sekadar sebagai raja, tapi sekaligus seniman.

Dominasi Laki-laki dalam Senarai Citra Pemimpin Sriwijaya
Pola kepemimpinan di era Kerajaan Sriwijaya muncul secara organik dari lokalitas masyarakat setempat.

Bersiap Hadapi Mongol, Kertanegara "Membangkitkan" Lagi Bharada
Ketokohan Bharada tak tercatat di era Raja Airlangga. Kertanegara “membangkitkan” namanya dalam upaya menghalau serangan Mongol.

Bayang-bayang Kuasa Mataram di Bumi Pasundan
Mataram pernah menancapkan kuku politiknya di Tatar Sunda pada abad ke-17. Tak berlangsung lama, tapi jejaknya cukup membekas.

Banten dan Lampung Beraliansi Demi Dominasi Politik dan Niaga
Di awal eksistensinya, Banten mencari mitra politik dan niaga untuk memperkuat diri. Beraliansi dengan Lampung hingga akhir.

Pakwan Pajajaran Adalah Nama Ibu Kota Kerajaan Sunda
Orang banyak salah sebut Pajajaran sebagai nama sebuah kerajaan. Semestinya, ia adalah nama ibu kota Kerajaan Sunda.

R.A. Tjitjih Wiarsih, Bangsawan Sunda Modern nan Membumi
Nama R.A. Tjitjih Wiarsih memang tidak terkenal di aras nasional. Namun, pribadi dan perannya amat dihormati oleh masyarakat Cianjur.

Jejak Budaya Majapahit di Kesultanan Cirebon
Siapa nyana, beberapa jejak budaya dari era Majapahit dapat ditemui di Kesultanan Cirebon. Mulai dari ragam hias hingga tari topeng.

Jejak Pertalian Intelektual Biksu Jawa & Tiongkok di Masa Kuno
Hubungan intelektual dan spiritual antara para biksu Jawa dan Tiongkok setidaknya mulai intens sejak abad ke-7. Jejaknya juga ada di Percandian Ratu Boko.
Masuk tirto.id








