Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

Pahit Getir Hubungan Khmer dan Nusantara Kuno
Interaksi Nusantara dan Bangsa Khmer mengalami pasang dan surut. Dinasti Sailendra pernah menginvasi Negeri Khmer dan menawan bangsawannya.

Riwayat Palembang, Bandar Jawa di Dunia Melayu
Beberapa lama, Palembang dikuasai oleh eksponen politik dari Jawa. Didaulat menjadi kesultanan independen oleh keturunan Ki Gede Ing Suro.

Perempuan sebagai Simbol Kesuburan di Era Nusantara Kuno
Masyarakat Nusantara memosisikan perempuan sebagai lambang kesuburan. Bermula sejak era Prasejarah dan eksis hingga masa Islam datang.

Di Sriwijaya, Ganja adalah Monopoli Religio-Politik Penguasa
Para penguasa Sriwijaya mengutuk rakyat yang sembarangan mengonsumsi ganja. Pasalnya, ia merupakan salah satu simbol religio-politik para penguasa.

Epigrafi & Nasionalisme dalam Satu Tarikan Napas Poerbatjaraka
Poerbatjaraka dijuluki Bapak Epigrafi Indonesia oleh para muridnya. Satu aspek lain yang juga mendefinisikan dirinya: nasionalisme.

Di Balik Siasat Proyek Selokan Mataram oleh Hamengku Buwono IX
Demi menghindarkan rakyat dari romusha, Sultan HB IX menginisiasi proyek Selokan Mataram. Menyiratkan langgengnya konsep kuno Dewaraja.

Jejak Biarawati Afrika di KabuyutanSunda Kuno
Sebuah naskah berbahasa Sunda Kuno menyimpan informasi tentang seorang biarawati berdarah Afrika. Seperti apa interaksi Nusantara dan Afrika di masa kuno?

Tambo Persahabatan Abadi dari Zaman Jawa Kuno
Sumber-sumber sejarah tertulis memberi kita informasi tentang kisah persahabatan erat di era Jawa Kuno. Dari kisah nyata hingga rupa dongeng religius.

Pasunda Bubat: Putri Sunda Dyah Pitaloka Menerabas Ikatan Tabu
Kesejarahan tragedi Pasunda Bubat masih menjadi perdebatan para peneliti. Ada kesan bahwa Dyah Pitaloka terabas adat yang mengikatnya.

Utang-Piutang yang Menguak Hubungan Jawa-Filipina di Masa Kuno
Sebuah prasasti beraksara Jawa Kuno mengindikasikan hubungan Jawa dan Filipina di masa lalu.
Masuk tirto.id








