Firdaus Agung

Indeks Tulisan

Sosial Budaya
Kamis, 15 Jun 2023

Kultur Tionghoa di Balik Gurihnya Telur Asin Brebes

Riwayat telur asin dari sesajen Dewa Bumi menjadi makanan semua kalangan. Kiwari gelombang inovasi menyertai perjalanannya.
Sosial Budaya
Sabtu, 10 Jun 2023

Jejak Sejarah Lima Abad Pesantren Somalangu

Meski jarang disebut namanya, Pesantren Somalangu punya sejarah yang membentang selama lima abad. Didirikan seorang sayyid di era Walisanga.
Humaniora
Jumat, 2 Jun 2023

Kiai Asnawi Kudus: Kisah Mufti Mesir, Dasi, dan Abjad Pegon

Kisah ulama keturunan ke-14 Sunan Kudus yang karya-karyanya ditulis dalam bahasa Jawa pegon agar tak mudah diendus pemerintah kolonial.
Sosial Budaya
Rabu, 24 Mei 2023

Masjid Perak dan Derap Muslim Modernis di Kotagede

Masjid Perak dibangun dengan semangat purifikasi dari anasir dan praktik yang dinilai bertentangan dengan Islam. Menjadi ajang bergiat Muhammadiyah.
Sosial Budaya
Senin, 22 Mei 2023

Gesekan Islam & Freemasonry di Surakarta Era Kolonial

Golongan priyayi di Surakarta amat erat hubungannnya dengan gerakan Freemasonry. Bersitegang dengan kelompok Islam.
Mozaik
Minggu, 7 Mei 2023

Abdul Kahar Mudzakir: Darinya Timur Tengah Mengenal Indonesia

Di Yogyakarta, Abdul Kahar terlibat dalam pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga.
Pendidikan
Selasa, 18 Apr 2023

Pesantren Krapyak, Pelopor Tahfiz Al-Qur'an Pertama di Indonesia

Pesantren Krapyak melahirkan sejumlah ulama yang menjadi tokoh Nahdhatul Ulama dan nasional.
Mozaik
Minggu, 16 Apr 2023

"Selawat Badar" dan Kemelut Sejarah di Banyuwangi

Syair "Selawat Badar" terinspirasi kitab Mandzumah Ahl al-Badar al-Musamma Jaliyyat al-Kadar fi Fadhail Ahl al-Badar.
Humaniora
Senin, 27 Mar 2023

Kiai Soleh Darat: Pembimbing Kartini, Guru Para Ulama

Kiai Soleh Darat menjadi simpul yang menghubungkan banyak ulama besar di Jawa dengan para pemegang otoritas keilmuan di Tanah Suci.
Sosial Budaya
Jumat, 17 Mar 2023

Santri Surakartan dan Perguruan Islam di Solo Era Kolonial

Syiar dan pergerakan Islam di Surakarta tempo dulu yang digerakkan para santri, ulama, dan penguasa.