Fadrik Aziz Firdausi

Fadrik Aziz Firdausi adalah editor yang berfokus pada bidang sejarah, terutama tema-tema sejarah budaya dan sains. Dua buku Fadrik dalam bidang sejarah yang telah terbit adalah "Njoto: Biografi Pemikiran 1951-1965" (2017) dan bunga rampai "Sehimpun Nama, Sehimpun Riwayat" (2022).

Setelah lulus dari Prodi Ilmu Sejarah Universitas Indonesia pada 2016, Fadrik bekerja sebagai periset lepas dan kemudian menjadi reporter di Historia.id. Sejak 2018, Fadrik bergabung dengan Tirto.id sebagai reporter kanal Mild Report. Lalu sejak 2020, Fadrik menjadi editor untuk tema-tema sejarah, sains, kesehatan, dan film. Selain itu, Fadrik juga turut mengembangkan podcast sejarah di kanal podcast Insentif Tirto.

Indeks Tulisan

Sosial Budaya
Jumat, 27 Des 2019

Sejarah Tjipto Mangoenkoesoemo Melawan Kezaliman Raja Jawa

Tjipto Mangoenkoesoemo berkampanye untuk mempereteli kekuasaan raja Jawa karena mereka mandul secara politik dan hanya menyengsarakan rakyat.
Sosial Budaya
Senin, 16 Des 2019

Indonesia Mesti Becermin kepada Gus Dur dan Pemerintah Belanda

Pemerintahan Jokowi bisa becermin pada Belanda yang berani meminta maaf atas pelanggaran HAM di Rawagede. Langkah berani Gus Dur soal Tragedi 1965 dan kasus Timor Timur juga patut ditiru.
Sosial Budaya
Minggu, 8 Des 2019

Komik Silat Indonesia: Kisah Pendekar Cina dan Jagoan Nusantara

Komik silat Indonesia bermula dari kisah klasik pendekar Cina. Namun kemudian bergeser dengan latar dan sejarah Nusantara.
Humaniora
Jumat, 6 Des 2019

Sartono Kartodirdjo, Guru Utama Sejarawan Indonesia

Didorong sang ayah menjadi dokter, Sartono menolak dan memilih jalan sebagai sejarawan. Melalui disertasinya, ia memperkenalkan pendekatan sejarah multidimensional.
Humaniora
Kamis, 28 Nov 2019

Sejarah Majalah Tempo Bermula dari Modal Ciputra

Sejarah terbitnya Majalah Tempo tidak bisa dilepaskan dari andil Ciputra sebagai pemodal.
Humaniora
Rabu, 27 Nov 2019

Bagaimana W.J.S. Poerwadarminta Menyusun Kamus-Kamusnya?

Sebuah karya magnum opus lahir dari pekamus yang dulunya diejek bergaji kecil. Bermodal ketekunan dan disiplin metode yang ketat, ia menjadi pekamus ulung hingga mangkat.
Humaniora
Rabu, 27 Nov 2019

Ciputra Wafat & Andilnya Bagi Sejarah Seni Lukis Tanah Air

Ir. Ciputra punya andil dalam sejarah seni lukis Indonesia dengan mendamaikan tiga pelukis kenamaan tanah air.
Selasa, 26 Nov 2019

Anggur Jan Ethes SP1 dan Penjelasan di Balik Nama Ilmiah Spesies

Penyematan nama tokoh terkenal sebagai nama ilmiah spesies bukanlah hal baru. Dulu sebagai penghargaan, kini untuk mendengungkan kesadaran konservasi dan isu lingkungan.
Sosial Budaya
Minggu, 24 Nov 2019

Tragedi Noto Soeroto, Penganjur Persemakmuran Belanda-Indonesia

Noto Soeroto melawan arus cita-cita kemerdekaan dengan ide persemakmuran Belanda-Indonesia. Dikucilkan dari pergaulan mahasiswa nasionalis dan terpaksa pulang kampung dengan kekecewaan.
Politik
Jumat, 22 Nov 2019

Yusof Ishak, Wartawan Olahraga yang Jadi Presiden Pertama Singapura

Kepala Negara Singapura pertama yang berlatar etnis Melayu. Dikenal sebagai perintis pers Melayu yang kemudian menjajaki jalan sebagai pejabat publik.