Indeks Tulisan
"Persoalan Saat ini Adalah Uang"
Dana, sarana, dan prasarana adalah faktor terpenting untuk menciptakan para petinju hebat. Tanpa ketiga hal itu pembinaan tinju akan sulit untuk dilakukan.

Adu Jotos di Pamulang
Penggabungan teknik dari disiplin-disiplin yang berbeda bukanlah hal asing dalam seni beladiri. Menurut Johnny Nguyen, setiap praktisi olahraga beladiri perlu belajar tinju untuk meningkatkan kualitas pukulan, kecepatan reflek, kelincahan, serta membiasakan diri dengan pertarungan intensitas tinggi.

Little Home: Petinju, Pelatih, Bapak
Tinju adalah hidup Little Home. Ia pernah menjadi juara dan telah menciptakan sejumlah juara. Tinju, baginya, meliputi dan melampaui urusan di dalam ring.
Mencari Bahan Cerita Terbaik
Benarkah tinju mengilhami cerita-cerita terbaik? Pemeriksaan atas hal itu rupanya sebuah urusan yang punya banyak cabang. Tapi, tentu saja, bekerja setengah-setengah ialah perbuatan tercela.
Israel-Palestina
Pada Juni 2007, terjadi pertempuran antara Fatah dan Hamas, yang sama-sama merupakan bagian dari pemerintahan Palestina, di Jalur Gaza. Itu adalah puncak perebutan kekuasaan antara kedua organisasi menyusul kekalahan Fatah dalam pemilihan parlementer pada 2006. Milisi Hamas mengambil alih kendali Jalur Gaza. Menurut International Committee of Red Cross (ICRC), pertempuran itu mengorbankan sedikitnya 118 nyawa dan membuat 550 orang terluka.
Menjadi Tua Bersama
Sekalipun disebabkan oleh hal-hal baik, populasi yang mengandung terlampau banyak orang berusia nonproduktif adalah perkara mengerikan bagi negara. Pengeluaran pemerintah jelas meningkat. Ia bisa pula berbahaya bagi pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Bonus Demografi
Dalam rentang 2020-2030, Indonesia akan memiliki sekitar 180 juta orang berusia produktif, sedangkan warga dalam usia tidak produktif hanya 60 juta jiwa. Dengan begitu, 10 orang pekerja hanya menanggung 3-4 orang pensiunan, sehingga akan terjadi peningkatan tabungan masyarakat dan tabungan nasional. Namun jika tak terserap oleh lapangan kerja, bonus demografi itu dapat berbalik menjadi penganggur yang membebani negara.
Berkebun di Tengkuk Penulis
Di Indonesia, para pembajak diperkirakan telah menggarong 30 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar 397 miliar rupiah pada 2006.
Buku dan Pembajakan di Indonesia
Jumlah terbitan buku di Indonesia tergolong rendah, tidak sampai 18.000 judul buku per tahun. Jauh lebih rendah dibandingkan Jepang yang mencapai 40.000 judul buku per tahun, India (60.000), dan Cina (140.000).
Ada Apa dengan Pisang?
Ketika sangkakala berbunyi segalanya telah disiapkan di Bumi dan Jehovah menyerahkan dunia kepada Coca-Cola Inc., Anaconda, Ford Motors, dan perusahaan lainnya. United Fruit Company mencadangkan bagian paling nikmat untuk dirinya sendiri, pantai tengah duniaku, pinggang Amerika yang lembut. Di sana, negara-negara dia baptis ulang sebagai Republik-republik Pisang. (Pablo Neruda – United Fruit Co.)
Masuk tirto.id







