Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

Benarkah Para Pemimpin Dunia Tunjuk Jokowi Jadi Sekjen PBB?
Jabatan Sekretaris Jenderal PBB saat ini masih dipegang oleh António Guterres dengan masa jabatan sampai Desember 2026.

Ada Skenario Pilpres 2024 Satu Putaran, Apa Benar?
Unggahan di media sosial soal adanya skenario pilpres satu putaran hanya berisi analisis dari para pakar politik.

Di Balik Jaringan Narkoba di Indonesia
Baik pada tahun 2021 maupun 2022, jenis narkoba yang paling banyak terungkap kasusnya adalah sabu.

Survei: 38% Responden Pernah Tak Sengaja Sebarkan Hoaks
Hasil survei Tirto bersama Jakpat menunjukkan ada 37,87 persen responden yang mengaku secara tidak sengaja pernah menyebarkan berita bohong.

Hoaks Promosi Judi Online yang Mencatut Artis dan Media Massa
Unggahan promosi situs judi menggunakan foto artis atau pesohor yang dimanipulasi. Akun pengunggah video itu meniru akun resmi milik sebuah media massa.

Safari Politik Anies Terhenti sejak Plate Diciduk KPK, Benarkah?
Faktanya, Anies masih aktif melakukan kunjungan ke beberapa daerah di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir.

Tidak Benar Ada Tiket Capres Ganjar-Mahfud dari Jokowi
Video di media sosial—yang menyebut Ganjar-Mahfud ditetapkan sebagai pasangan—itu hanya berisi analisis dan spekulasi dari sejumlah pakar politik.

Hoaks Upaya Singkirkan Gibran yang Bocor dan Buat Jokowi Marah
Video yang menyertai klaim tersebut tidak menjabarkan sama sekali upaya menyingkirkan Gibran ataupun kemarahan Jokowi.

Tidak Benar Malaysia Tolak Kedatangan Rusia di KTT ASEAN 2023
Tidak ada upaya penolakan yang dilakukan oleh Malaysia terkait kedatangan Rusia di KTT ASEAN 2023 di Indonesia.

Tidak Benar Cak Imin Mengaku Korupsi atas Perintah Anies
Dalam narasi di media sosial disebutkan Cak Imin mengaku diperintah Anies untuk korupsi senilai Rp100 miliar per bulan demi kepentingan kampanye.
Masuk tirto.id




