Arus Balik: Penumpang yang Tiba di Terminal Kalideres Meningkat

Oleh: Yantina Debora - 19 Juni 2018
Dibaca Normal 1 menit
"Kemungkinan, kepadatan akan terjadi pada dinihari nanti, pada Rabu (20/6/2018)," kata Revi Zulkarnain.
tirto.id - Jumlah penumpang yang tiba di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, terus meningkat pada hari ketiga (H+3) Lebaran 2018 atau Selasa 19 Juni.

"Hingga siang hari ini, jumlah kedatangan penumpang itu mencapai 4.539 orang dengan menggunakan 217 bus," kata Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain, di Jakarta.

Pada Senin (18/6/2018), jumlah penumpang hanya mencapai 2.725 dengan menggunakan 197 bus. Menurut dia, jumlah penumpang yang tiba di Terminal Kalideres diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan masa berakhirnya cuti bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kamis (21/6/2018).

"Kemungkinan, kepadatan akan terjadi pada dinihari nanti, pada Rabu (20/6/2018) ya. Karena, keesokannya ASN sudah mulai masuk bekerja kembali ke kantor. Di sini, mulai nampak peningkatan arus balik. Terlihat, banyak wajah-wajah baru tiba di Terminal bus Kalideres," katanya.

Kebanyakan penumpang, menurut dia, tiba pada malam hari, dan diperkirakan jumlah penumpang pada Selasa malam atau Rabu dinihari akan terus bertambah jumlahnya, yakni mencapai 5.000 hingga 5.500 orang.

Ia menilai, puncak arus balik Idul Fitri 1439 Hijriyah akan terjadi pada Kamis (21/6) dini hari atau ketika masa cuti bersama berakhir.

"Puncak arus balik di Terminal Kalideres diperkirakan akan terjadi pada Rabu atau Kamis dini hari, karena pada Kamis (21/6) para aparatur sipil negara (ASN) sudah mulai masuk kerja. Jumlah penumpang yang tiba diperkirakan mencapai 8.000 sampai 9.000 orang," kata Revi.

Sementara itu, ia mengemukakan, sepanjang arus mudik dihitung sejak Kamis (7/6) hingga Senin (18/6) Terminal Kalideres telah memberangkatkan penumpang mudik hingga 48.395 orang, dengan 3.368 bus.

Terminal Kalideres juga menyiapkan Pos Pengamanan Terpadu (Pospamdu) yang dimaksimalkan pada malam hingga pagi hari menghadapi arus balik Lebaran 2018.

"Kami menyiapkan Pos Pengamanan Terpadu selama 24 jam sebagai upaya persiapan arus balik di Terminal Kalideres untuk memperlancar masyarakat yang kembali dari kampung halaman," katanya.

Revi mengatakan personel yang terlibat dalam Pospamdu tersebut terdiri dari Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, serta Polda Metro Jaya maupun Badan Narkotika Nasional (BNN).

Ia menyatakan, jumlahnya tidak berbeda ketika arus mudik, yaitu berjumlah 175 orang dengan rincian 75 petugas Dinas Perhubungan, 75 personel kepolisian, dan 25 orang petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan BNN.

"Kita telah minta aparat kepolisian agar memaksimalkan penjagaan pada saat bus tiba di malam hari untuk meminimalisir aksi kejahatan. Hingga saat ini kami belum terima laporan korban kejahatan," ucapnya.

Untuk posko kesehatan di Terminal Kalideres, pihaknya akan memaksimalkan keberadaan dokter dan tenaga medis yang disiagakan pada malam hingga pagi hari.

Hal itu, menurut dia, guna mengantisipasi penanganan medis bagi penumpang yang mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan arus balik.

"Petugas kesehatan saat pagi hingga malam tetap ada namun dimaksimalkan waktunya ketika malam hingga pagi hari. Karena biasanya penumpang yang datang dari kampung halaman kelelahan sehingga tenaga kesehatan untuk antisipasi penanganan medis bila diperlukan," katanya.

Terminal Kalideres juga menyiagakan kendaraan ambulan selama 24 jam untuk mengantisipasi apabila ada pemudik yang memerlukan penanganan khusus.


Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2018 atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Yantina Debora
Editor: Yantina Debora