Arifin Ilham dan Tentang Kanker Nasofaring yang Dideritanya

Oleh: Febriansyah - 8 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Apa itu kanker nasofaring yang diderita oleh Arifin Ilham?
tirto.id - Arifin Ilham kembali dirujuk ke rumah sakit setelah bulan Desember 2018 kemarin dinyatakan sembuh dari kanker nasofaring dan kanker kelenjar getah bening yang ia alami. Tetapi anaknya, Alvin Faiz, dalam postingannya mengatakan bahwa ayahnya kembali ke rumah sakit.

Bulan Desember 2018, Ustadz Arifin Ilham harus bolak-balik ke rumah sakit untuk menjalani kemoterapi. Kanker nasofaring dan kanker kelenjar getah bening yang ia derita sudah mencapai stadium 4 waktu itu. Kedua kanker tersebut sama-sama berkembang di daerah leher.


Apa itu kanker nasofaring yang diderita oleh Arifin Ilham?

Kanker nasofaring adalah jenis kanker yang terjadi di bagian atas tenggorokan di belakang hidung dan dekat dengan pangkal tengkorak. Jenis kanker ini sulit dideteksi sejak dini.

Dalam laporan WebMD, kanker nasofaring kerap menerpa laki-laki di Cina selatan dan Asia Tenggara. Para ilmuwan mengatakan bahwa risiko terkena penyakit ini kemungkinan disebabkan oleh ikan dan daging yang mengandung garam. Penyebab lain adalah memiliki gaya hidup yang buruk seperti seks bebas, merokok, dan minum alkohol.

Lebih dari itu, penyebab utama kanker ini sangat terkait dengan virus Epstein-Barr (EBV). Tetapi infeksi EBV pada beberapa orang tidak selalu berujung kanker nasofaring.

Para ilmuwan masih meneliti bagaimana EBV mengarah ke kanker nasofaring dan keterkaitannya dengan genetika (DNA) dari virus yang memengaruhi DNA dalam sel-sel nasofaring. Perubahan DNA virus dinilai dapat menyebabkan sel tumbuh dan membelah secara tidak normal dan menyebabkan kanker.

Kanker nasofaring dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering didiagnosis pada orang dewasa antara usia 30 dan 50 tahun.


Kanker nasofaring dapat dikenal melalui benjolan di leher yang diikuti dengan gangguan pendengaran, kesulitan membuka mulut serta hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Beberapa orang juga mengalami mimisan, sakit kepala dan kerap merasakan rasa sakit pada telinga.

Pengobatan kanker nasofaring tergantung pada lokasi tumor, stadium dari tumor dan Kesehatan pasien secara keseluruhan. Salah satu pengobatan terhadap kanker jenis ini adalah terapi Radiasi. Terapi radiasi menggunakan sinar-X untuk membunuh sel kanker dan menghentikan pertumbuhannya. Ini biasanya merupakan bagian dari perawatan standar untuk kanker nasofaring stadium awal.

Untuk pengobatan kemoterapi, jenis perawatan akan dikombinasikan dengan radioterapi dan obat-obatan biologis. Obat biologis akan memengaruhi cara sistem kekebalan tubuh dengan melawan penyakit.

Selain itu, terapi paliatif juga bisa menjadi alternatif dalam perawatan kanker ini. Tujuan dari perawatan paliatif adalah untuk mengontrol gejala yang berhubungan dengan kanker dan perawatan kanker agar membuat pasien senyaman mungkin.


Dilansir Mayoclinic, tidak ada cara pasti untuk dapat mencegah penyakit ini. Tetapi kita dapat mempertimbangkan untuk menghindari beberapa kebiasaan yang telah dikaitkan dengan penyakit ini. Salah satunya, kita bisa memilih untuk mengurangi jumlah makanan yang mengandung banyak garam dan menghentikan kebiasaan merokok.

Baca juga artikel terkait KANKER atau tulisan menarik lainnya Febriansyah
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Febriansyah
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight