tirto.id - Porang menjadi istilah asing bagi sebagian orang. Namun, setelah mengetahui itu sebagai bahan baku utama pembuatan shirataki, mungkin akan ada pertanyaan tentang "apa itu tanaman porang?".
Indonesia adalah negara yang kaya. Tak hanya bahasa dan suku bangsa, Indonesia juga negara yang melimpah dengan kekayaan alam hayati.
Kesuburan tanah di Indonesia salah satunya dipengaruhi iklim tropis yang hangat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang stabil. Ini merupakan bekal utama banyak tumbuhan tumbuh subur di Indonesia seperti porang.
Apa Itu Porang?
Tanaman porang adalah salah satu tanaman dari jenis umbi-umbian. Di sejumlah daerah, nama lain porang dikenal dengan iles-iles dan coblok.
Porang termasuk dalam spesies Amorphophallus Muelleri Blume. Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang di berbagai jenis tanah pada ketinggian 0 - 700 mdpl.
Jumlah toleran naungan yang dimiliki porang mencapai 60 persen. Saking tolerannya, porang dapat dibudidayakan dengan tegakan tanaman lain di lahan hutan.
Ragam Manfaat Porang yang Penting Diketahui
Porang mengandung banyak glucomannan berbentuk tepung. Glucomannan adalah serat alami yang larut dalam air dan biasa digunakan menjadi aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental.
Porang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan lem ramah lingkungan dan pembuatan komponen pesawat terbang. Berikut ini beberapa manfaat lain tanaman porang:
- Banyak digunakan untuk bahan baku tepung.
- Digunakan untuk pembuatan kosmetik.
- Bisa digunakan sebagai penjernih air.
- Digunakan sebagai bahan pembuatan lem ramah lingkungan.
- Digunakan sebagai bahan pembuatan komponen pesawat terbang.
- Selain itu juga untuk pembuatan lem dan "jelly" yang beberapa tahun terakhir kerap diekspor ke negeri Jepang.
Cara Mengolah Porang
Porang dapat diolah menjadi beberapa jenis seperti tepung, daging nabati, dan beras shirataki. Berikut ini contoh pengolahan porang menjadi tepung glukomanan:
- Porang segar hasil panen dicuci.
- Orang yang telah bersih kemudian dipotong-potong.
- Porang iris selanjutnya dikeringkan dengan sinar matahari, hibrida, cabinet dryer, dan sebagainya.
- Porang kering (chip porang) digiling dengan grinder.
- Diperoleh tepung porang.
- Tepung porang diekstraksi dengan ekstraktor untuk menghasilkan tepung glukomanan.
Editor: Agung DH
Penyelaras: Ibnu Azis & Syamsul Dwi Maarif
Masuk tirto.id





























