Apa Itu Konseling Pernikahan, Berapa Harganya & Apa Manfaatnya?

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari, tirto.id - 24 Nov 2022 11:50 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Biaya konseling pernikahan untuk durasi 60 hingga 90 berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp1 juta.
tirto.id - Masalah komunikasi, kepuasan seks, hingga keuangan sering kali menjadi masalah dalam rumah tangga yang memicu pertengkaran.

Sebelum menikahpun sering kali akan muncul masalah lantaran sama-sama stres saat menyiapkan acara pernikahan.

Sehingga saat memutuskan untuk menikah Anda dan pasangan harus benar-benar siap dengan semua konsekuensi dari pilihan tersebut.

Salah satu cara untuk menyiapkan mental dan meyakinkan pilihan untuk menikah adalah menjalani konseling pernikahan.

Selain sebelum menikah, konseling pernikahan juga bisa Anda dan pasangan lakukan saat sudah menikah dan mengalami masalah dalam hubungan yang dibangun.

Dilansir dari laman Healthy Place, konseling pernikahan, juga disebut terapi pasangan, yang membantu pasangan untuk memahami dan menyelesaikan konflik serta meningkatkan kualitas hubungan.

Konseling pernikahan umumnya diberikan oleh terapis berlisensi yang dikenal sebagai terapis pernikahan dan keluarga atau psikolog. Terapis ini memberikan layanan kesehatan mental yang sama dengan terapis lainnya, tetapi dengan fokus khusus hubungan pasangan.

Konseling pernikahan seringkali bersifat jangka pendek. Anda mungkin hanya membutuhkan beberapa sesi untuk membantu Anda mengatasi krisis. Namun, bisa saja Anda mungkin memerlukan konseling pernikahan selama beberapa bulan, terutama jika hubungan Anda telah sangat memburuk.

Dilansir dari laman Siap Nikah milik BKKBN, konseling pernikahan atau perkawinan adalah salah satu jenis psikoterapi yang umumnya dilakukan untuk pasangan yang telah menikah, guna membantu mengenali dan menyelesaikan konflik rumah tangga yang tengah mereka hadapi.

Meski begitu, sebenarnya konseling ini bukan hanya dibutuhkan oleh pasangan yang sedang mengalami permasalahan saja. Lebih dari itu, konseling pernikahan juga dibutuhkan oleh pasangan atau calon pasangan yang akan menikah.

Melalui konseling pernikahan, masing-masing pasangan akan tahu apa yang harus mereka lakukan saat muncul atau terjadi permasalahan nantinya.

Seorang psikolog anak dan dewasa dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Kembang Medical Care Jakarta, Tanti Diniyati, menjelaskan bahwa salah satu tujuan konseling bagi pasangan yang belum menikah adalah untuk melihat bagaimana kesiapan pasangan secara mental, apakah kepribadiannya cocok, hingga apa sudah nyambung dalam berkomunikasi.

“Bisa jadi cara komunikasinya berbeda. Kenapa berbeda, itu yang dipelajari dan diberi jalan keluarnya. Kalau itu bisa dipelajari satu sama lain, maka bisa menghindari konflik berkepanjangan dan meminimalisir ketidakcocokan di kehidupan setelah menikah,” ujar dia seperti dilansir dari laman Siap Nikah milik BKKBN.

Manfaat konseling bagi pasangan yang telah menikah



Sementara itu, menurut Tanti, manfaat lain dari konseling pernikahan bagi pasangan yang telah menikah antara lain,

1. Bisa membantu untuk mendapatkan kembali kepercayaan dan komitmen dalam pernikahan.

2. Memberikan kontribusi dalam upaya pemecahan masalah.

3. Membangun komunikasi yang baik antarpasangan.

4. Menilai aspek positif dan negatif dari hubungan pasangan.

5. Membantu pasangan menemukan dan memahami akar masalah.

6. Membantu menemukan sumber yang dapat memperkuat kehidupan pernikahan.

7. Memperbaiki hubungan dengan masing-masing pasangan.

8. Membimbing pasangan yang mengalami gangguan mental.

9. Memberi dukungan dalam kasus KDRT.

10. Membantu mengatasi masalah seksual dalam pernikahan.

Lantas dengan banyaknya manfaat dari konseling pernikaha, kira2 berapa biaya untuk mendapat layanan ini?

Tanti mengatakan bahwa untuk konseling yang dilakukan secara pribadi, dengan durasi 60 hingga 90 menit, biaya konseling pernikahan antara Rp600 ribu hingga Rp1 juta.

Namun, dari sumber lain, tertulis bahwa biaya konseling pernikahan per sesinya bisa mencapai Rp1 juta dengan durasi 2 jam.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight