Apa Itu Jurnal Penutup atau Closing Entry dalam Akuntansi

Oleh: Erika Erilia - 7 April 2021
Dibaca Normal 1 menit
Cara dan langkah penyusunan Jurnal Penutup atau closing entry.
tirto.id - Jurnal penutup atau closing entry adalah jurnal yang disusun pada akhir periode akuntansi untuk menutup rekening akun nominal sementara. Akun yang dimaksud meliputi akun pendapatan, beban, ikhtisar laba/rugi, dan prive.

Jurnal penutup ini dibuat untuk mentransfer saldo dari beberapa akun sementara ke akun permanen di buku besar. Dengan dibuatnya jurnal penutup, saldo akun nominal sementara akan menjadi nol sehingga siklus akuntansi untuk periode berikutnya bisa dimulai.

Dilansir dari situs Jurnal, jurnal penutup dibuat dengan beberapa tujuan dan fungsi sebagai berikut:
  • Menutup saldo yang terdapat pada semua perkiraan sementara. Dengan demikian, saldo perkiraan sementara menjadi 0 (nol).
  • Agar saldo akun modal menunjukkan jumlah yang sesuai dengan keadaan pada akhir periode akuntansi. Jadi, saldo akun modal akan sama dengan jumlah modal akhir yang dilaporkan di neraca.
  • Memisahkan transaksi akun pendapatan dan beban agar tidak bercampur dengan jumlah nominal dari akun pendapatan dan beban pada periode akuntansi berikutnya.
  • Menyajikan neraca awal periode akuntansi berikutnya setelah dilakukan penutupan buku.
  • Mempermudah pemeriksaan. Hal ini dikarenakan adanya pemisahan transaksi antara periode sekarang dengan transaksi pada periode akuntansi selanjutnya.
  • Menyajikan informasi keuangan yang sebenarnya atau riil dari suatu perusahaan setelah dilakukan penutupan buku (jurnal penutup). Jadi, laporan keuangan hanya akan memperlihatkan akun yang sesungguhnya, yaitu harta, kewajiban dan ekuitas.

Langkah-Langkah Penyusunan Jurnal Penutup

Dikutip dari buku Ekonomi Jilid 3 untuk SMA dan MA Kelas XII terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, langkah-langkah menyusun jurnal penutup adalah sebagai berikut:

1. Menutup semua akun Pendapatan. Caranya dengan mendebit akun pendapatan dan mengkredit akun ikhtisar laba/rugi.

2. Menutup semua akun Beban. Caranya dengan mendebit akun ikhtisar laba/rugi dan mengkredit akun beban.

3. Menutup akun Ikhtisar Laba/Rugi. Khusus untuk akun ini ada dua kemungkinan, yaitu:

  • Jika perusahaan mendapatkan laba
Laba diperoleh jika akun ikhtisar laba/rugi sebelah kredit lebih besar dari akun ikhtisar laba/rugi sebelah debit.

Penutupan akun dengan cara mendebit akun ikhtisar laba/rugi dan mengkredit akun modal.

  • Jika perusahaan mengalami rugi
Kerugian diderita jika akun ikhtisar laba/rugi sebelah debit lebih besar dari akun ikhtisar laba/rugi sebelah kredit.

Penutupan akun dengan cara mendebit akun modal dan mengkredit akun ikhtisar laba/rugi.

4. Menutup akun Prive. Caranya dengan mendebit akun modal pemilik dan mengkredit akun prive pemilik.


Baca juga artikel terkait JURNAL PENUTUP atau tulisan menarik lainnya Erika Erilia
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight