Menuju konten utama

Anies: Keluarga Siap di Garda Depan Usut Kasus Teror Novel

Anies yang merupakan adik sepupu dari Novel, menyatakan pihak keluarga siap berada di garda terdepan untuk mengusut kasus tersebut.

Anies: Keluarga Siap di Garda Depan Usut Kasus Teror Novel
Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan berkampanye di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (31/1). Tirto.id/Denny Aprianto

tirto.id - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang pagi ini disiram air keras oleh orang tidak dikenal. Anies yang merupakan adik sepupu dari Novel, menyatakan pihak keluarga siap berada di garda terdepan untuk mengusut kasus tersebut.

"Kami semua mendukung. Kami keluarga tahu Novel selalu kuat," kata Anies di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara (11/4/2017).

Anies pun menyatakan apa yang dilakukan oleh Novel adalah bagian dari meneruskan perjuangan keluarga.

"Kami meneruskan tradisi perjuangan orang tua kami. Orang orang tua kami bertarung untuk kemerdekaan, sekarang kami bertarung untuk mempertahankan republik ini tetap bersih dan Novel di garis depan untuk berhadapan dengan koruptor," kata Anies.

Untuk itulah, kata Anies, pihak keluarga tidak ada yang bersedih atas kejadian yang menimpa Novel. "Saya, ibunya, istrinya, kami siap. Ini bukan barang baru, tidak gentar, dan enggak ada yang rasanya sedih. Yang ada justru ini berarti sedang melakukan yang benar," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun mengapresiasi keberanian Emil, istri Novel Baswedan. Menurutnya, Emil adalah sosok yang tangguh dalam mendampingi tugas suaminya yang penuh risiko.

"Emil sudah mendampingi seorang suami yang menjadi petarung," katanya.

Menurut Anies, ini bukan kali pertama Novel mendapatkan teror selama bertugas di KPK, melainkan kali kelima.

"Ini sudah yang kelima. Kami semua percaya namanya penegakan kebenaran melawan korupsi akan berhadapan dengan tantangan. Jadi, ini bukan sebuah hal yang aneh," kata Anies.

Teror yang menimpa Novel sebelumnya, di antaranya pernah ditabrak menggunakan motor, pernah ditersangkakan, hingga penabrakan terhadap mobilnya.

Untuk itu, Anies berharap kasus ini segera diusut secara tuntas oleh pihak yang berwajib. "Kami berharap aparat keamanan untuk menuntaskan perkara ini. Cari siapa yang bertanggungjawab, karena ini penting sekali untuk masyarakat luas agar yakin bahwa di Indonesia ini ada kepastian hukum," katanya.

Rencananya, kata Anies, Novel akan dibawa ke Jakarta Eye Centre, Menteng, untuk menjalani operasi mata. "Posisi sekarang, tindakan lebih lanjut terhadap matanya. Kulit muka, kemudian mata, tapi yang saat ini menjadi fokus adalah matanya. Terutama mata sebelah kiri. Nanti akan dipindahkan JEC," kata Anies.

Dari pantauan Tirto, hadir juga menjenguk Novel di antaranya mantan Ketua KPK Abraham Samad, mantan Menteri ESDM Sudirman Said, dan Taufiqurrahman Ruki. Mereka datang dalam waktu yang berbeda-beda.

Baca juga artikel terkait NOVEL BASWEDAN DISIRAM AIR KERAS atau tulisan lainnya dari M. Ahsan Ridhoi

tirto.id - Hukum
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Alexander Haryanto